Benarkah Tugas Kuliah Mahasiswa KPI IAIN Curup Ini Berdampak Langsung bagi UMKM? Ini Faktanya

FUAD IAIN Curup – Siapa sangka, tugas kuliah yang biasanya identik dengan laporan dan presentasi di kelas justru mampu memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha. Hal inilah yang dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Semester 6 IAIN Curup yang mengimplementasikan tugas mata kuliah digital Advertising melalui pendampingan digital kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).ldi Rejang Lebong.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari proses pembelajaran akademik, tetapi juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu komunikasi, branding, pembuatan konten, hingga strategi promosi digital secara langsung di tengah masyarakat. Juga untuk meningkatkan portofolio mahasiswa.

Melalui program tersebut, mahasiswa membantu UMKM dalam meningkatkan kualitas promosi usaha, memperbaiki tampilan media sosial, menyusun strategi komunikasi pemasaran, serta memperluas jangkauan informasi produk kepada masyarakat. Hasilnya, sejumlah pelaku UMKM mengaku mendapatkan manfaat nyata dari pendampingan yang dilakukan mahasiswa.

UMKM yang didampingi Tersebut antara lain UMKM Nyinyir Cemil, UMKM Ikona Esteh, UMKM Pentol Bakso Bangdon, UMKM Martabak India, dandan UMKM Nasi Gigit Mbakwit.

Dr. Robby Aditya Putra, M.A dosen pengampu MK Digital Advertising menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk implementasi pembelajaran berbasis praktik dan pengabdian masyarakat yang bertujuan menciptakan lulusan yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Mahasiswa KPI tidak hanya belajar bagaimana berkomunikasi di ruang kelas, tetapi juga bagaimana ilmu yang mereka miliki dapat menjadi solusi atas kebutuhan masyarakat, termasuk membantu UMKM beradaptasi dengan perkembangan digital,” ujarnya.

Bagi mahasiswa, pengalaman ini menjadi kesempatan berharga untuk mengasah kemampuan komunikasi, manajemen media, dan pemecahan masalah secara langsung. Sementara bagi UMKM, pendampingan tersebut menjadi dorongan untuk lebih percaya diri dalam memanfaatkan platform digital sebagai sarana pengembangan usaha.

Menurut Meysara, M.Sos ketua Prodi KPI, kegiatan ini menunjukkan bahwa tugas kuliah tidak selalu berakhir di meja dosen. Dengan kreativitas dan semangat pengabdian, mahasiswa KPI mampu mengubah tugas akademik menjadi aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan pelaku usaha.

“Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa prodi KPI memiliki peran strategis dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi antara dunia akademik dan kebutuhan nyata di lapangan,” ujarnya

Dekan FUAD, Dr. Fakhruddin, M.Pd.I mengapresiasi kegiatan ini dan berharap mahasiswa dapat memiliki kompetensi yg berkualitas.

“Saya mengapresiasi inisiatif dan kreativitas mahasiswa yang telah menghasilkan karya nyata melalui tugas kuliah yang berdampak langsung bagi masyarakat dan pelaku UMKM. Ini membuktikan bahwa pembelajaran di fakultas kita tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga mampu menghadirkan solusi dan manfaat bagi lingkungan sekitar, ” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More Articles & Posts