International Visiting Lecture FUAD IAIN Curup Hadirkan Akademisi USIM Malaysia Bahas Dakwah dan Pengembangan Manusia
FUAD IAIN Curup, – Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup menggelar International Visiting Lecture secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini menghadirkan narasumber internasional, Prof. Madya Dr. Ahmed Abdul Malik dari Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), dengan mengangkat tema "Contemporary Perspectives on Islamic Communication, Qur'anic Studies, and Islamic Counseling: Integrating Revelation, Interpretation, and Human Development."
Dalam sambutannya, Dekan FUAD IAIN Curup, Dr. Fakhruddin, M.Pd.I, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya fakultas dalam memperluas wawasan akademik sekaligus memperkuat kerja sama internasional. Menurutnya, forum ilmiah ini menjadi kesempatan berharga bagi sivitas akademika untuk memperoleh perspektif global mengenai pengembangan ilmu keislaman.
"Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen dan tenaga kependidikan (tendik) di lingkungan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah IAIN Curup. Kami berharap materi yang disampaikan dapat menambah wawasan serta meningkatkan kualitas akademik dan pengembangan keilmuan di FUAD," ujar Dr. Fakhruddin, Rabu (29/7).

Dalam pemaparannya, Prof. Madya Dr. Ahmed Abdul Malik menjelaskan bahwa dakwah kontemporer tidak hanya berfokus pada penyampaian ajaran Islam, tetapi juga berperan dalam pembangunan manusia secara menyeluruh, meliputi aspek spiritual, sosial, pendidikan, ekonomi, dan moral. Dakwah modern juga menekankan pentingnya keteladanan (Da'wah bi al-Hal), pemberdayaan masyarakat, serta pemanfaatan teknologi digital sebagai media penyebaran nilai-nilai Islam.
Narasumber juga menyoroti pentingnya pengembangan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan, kepemimpinan, kesehatan mental, dan kemandirian ekonomi. Selain itu, dakwah memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pengentasan kemiskinan, peningkatan mutu pendidikan, keadilan sosial, pelestarian lingkungan, dan terciptanya perdamaian.
Lebih lanjut, Prof. Ahmed Abdul Malik menjelaskan bahwa transformasi digital telah membuka peluang baru dalam dakwah melalui media sosial, webinar, podcast, aplikasi digital, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), dengan tetap mengedepankan etika, kredibilitas, dan keakuratan informasi. Ia juga menekankan pentingnya pemberdayaan generasi muda, dialog lintas agama dan budaya, serta kepemimpinan yang berintegritas sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang harmonis dan berkeadilan.
Pada akhir pemaparannya, ia mengingatkan bahwa dakwah masa kini menghadapi berbagai tantangan, seperti maraknya misinformasi di ruang digital, ekstremisme, islamofobia, krisis identitas, serta kesenjangan sosial-ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan dakwah yang ilmiah, kolaboratif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Melalui kegiatan ini, FUAD IAIN Curup kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi dengan menghadirkan akademisi dari perguruan tinggi luar negeri. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat jejaring kerja sama internasional, meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi, serta memperkaya wawasan sivitas akademika dalam menghadapi tantangan keilmuan di era global.
