Ilmu Alquran dan Tafsir
Profil Program Studi
Profil Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
(IAT) IAIN Curup
Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IAT)
merupakan salah satu program studi strata satu (S1) yang berada di bawah
naungan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri
(IAIN) Curup. Program studi ini didirikan berdasarkan Keputusan Direktur
Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia Nomor
Dj.I/1876/2011 tentang Izin Penyelenggaraan Program Studi pada Perguruan Tinggi
Agama Islam dan mulai menyelenggarakan pendidikan sejak tahun 2011.
Selama lebih dari satu dekade
penyelenggaraannya, Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir telah berkembang
menjadi salah satu pusat pendidikan tinggi yang berfokus pada pengkajian
Al-Qur'an dan tafsir di wilayah Provinsi Bengkulu dan sekitarnya. Pengembangan
program studi dilaksanakan secara sistematis melalui penguatan tata kelola,
peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembaruan kurikulum berbasis
Outcome-Based Education (OBE), peningkatan produktivitas penelitian dan
pengabdian kepada masyarakat, digitalisasi layanan akademik, serta penguatan
jejaring kerja sama pada tingkat nasional maupun internasional.
Komitmen terhadap budaya mutu diwujudkan
melalui implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), evaluasi
berkelanjutan terhadap capaian pembelajaran lulusan, serta peningkatan kualitas
tridarma perguruan tinggi. Konsistensi tersebut menghasilkan pengakuan
eksternal berupa status akreditasi "Baik Sekali", yang menunjukkan
bahwa penyelenggaraan pendidikan telah memenuhi standar mutu pendidikan tinggi
dan memiliki kapasitas untuk terus berkembang menuju tingkat keunggulan yang
lebih tinggi.
Sebagai arah pengembangan jangka panjang,
Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir menetapkan visi: "Menjadi Program
Studi yang bermutu, inovatif dan kompetitif dalam mengembangkan ilmu Al-Qur'an
dan Tafsir berbasis pada nilai-nilai moderasi beragama di Asia Tenggara tahun
2045."
Visi tersebut mencerminkan komitmen program
studi untuk menjadi pusat pengembangan keilmuan Al-Qur'an dan tafsir yang tidak
hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan
ilmu pengetahuan, teknologi, dan dinamika sosial keagamaan. Nilai-nilai
moderasi beragama dijadikan sebagai paradigma pengembangan keilmuan sehingga lulusan
memiliki kemampuan mengintegrasikan pemahaman tekstual dengan pendekatan
kontekstual dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat kontemporer.
Sebagai bagian dari upaya mencapai visi
tersebut, Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir mengembangkan sejumlah
keunggulan kompetitif yang menjadi pembeda dengan program studi sejenis, yaitu:
- Pengembangan
Kajian Al-Qur'an Berbasis Moderasi Beragama. Program studi menjadikan
moderasi beragama sebagai landasan akademik dalam pembelajaran,
penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sehingga menghasilkan lulusan
yang mampu mengembangkan pemahaman Islam yang moderat, inklusif, toleran,
dan responsif terhadap keberagaman.
- Kurikulum
Berbasis Outcome-Based Education (OBE). Kurikulum dirancang berdasarkan
kebutuhan pemangku kepentingan (stakeholders), perkembangan keilmuan
Al-Qur'an dan tafsir, serta tuntutan dunia kerja sehingga menghasilkan
lulusan yang memiliki kompetensi akademik, profesional, dan sosial secara
seimbang.
- Integrasi
Kajian Klasik dan Kontemporer. Pembelajaran mengintegrasikan penguasaan
khazanah tafsir klasik (turāṡ) dengan pendekatan-pendekatan kontemporer,
seperti tafsir tematik, hermeneutika, studi sosial-keagamaan, digital
humanities, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam kajian Al-Qur'an.
- Penguatan
Kompetensi Riset. Mahasiswa dibekali kemampuan metodologi penelitian
Al-Qur'an dan tafsir sejak awal perkuliahan melalui kegiatan penelitian
dosen dan mahasiswa, publikasi ilmiah, seminar akademik, serta kolaborasi
riset dengan berbagai mitra.
- Penguatan
Jejaring Akademik. Program studi terus memperluas kerja sama dengan
perguruan tinggi, lembaga penelitian, instansi pemerintah, lembaga
keagamaan, dan organisasi profesi sebagai wahana peningkatan kualitas
pembelajaran, penelitian, magang, dan pengabdian kepada masyarakat.
- Kontribusi
terhadap Pengembangan Masyarakat. Program studi aktif melaksanakan
pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi Al-Qur'an, penguatan literasi
keagamaan, pembinaan masyarakat, serta pendampingan implementasi moderasi
beragama di berbagai wilayah.
Profil lulusan dirumuskan berdasarkan
kebutuhan dunia kerja, perkembangan keilmuan, kebijakan pendidikan tinggi,
serta masukan dari para pemangku kepentingan. Lulusan Program Studi Ilmu
Al-Qur'an dan Tafsir diproyeksikan memiliki kompetensi sebagai:
- Mufasir
Pemula, yang mampu memahami, menganalisis, dan menginterpretasikan
ayat-ayat Al-Qur'an berdasarkan kaidah tafsir secara ilmiah, moderat, dan
kontekstual.
- Akademisi
Bidang Al-Qur'an dan Tafsir, yang memiliki kemampuan melaksanakan proses
pembelajaran, pengembangan keilmuan, serta publikasi ilmiah dalam bidang
Al-Qur'an dan tafsir.
- Asisten
Peneliti Al-Qur'an, Tafsir, dan Sosial Keagamaan, yang mampu mendukung
pelaksanaan penelitian ilmiah melalui penguasaan metodologi penelitian, analisis
data, serta penyusunan karya ilmiah.
- Juru
Dakwah, yang mampu menyampaikan nilai-nilai Al-Qur'an secara persuasif,
moderat, berbasis argumentasi ilmiah, dan memanfaatkan media digital
sebagai sarana dakwah.
- Guru
Mata Pelajaran Al-Qur'an dan Hadis, yang memiliki kompetensi pedagogik,
profesional, sosial, dan kepribadian untuk melaksanakan pembelajaran
Al-Qur'an dan Hadis pada satuan pendidikan sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan.
Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir IAIN Curup diarahkan menjadi pusat pengembangan kajian Al-Qur'an dan tafsir yang unggul di tingkat Asia Tenggara melalui peningkatan kualitas tata kelola, internasionalisasi kurikulum, peningkatan rekognisi akademik dosen dan mahasiswa, penguatan publikasi ilmiah bereputasi, digitalisasi pembelajaran, serta perluasan kerja sama internasional. Dengan strategi tersebut, program studi diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang berdaya saing global, berintegritas, inovatif, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu Al-Qur'an dan tafsir, penguatan moderasi beragama, dan pembangunan masyarakat Indonesia maupun kawasan Asia Tenggara.