Pembekalan Magang Profesi 2026, Dekan FUAD IAIN Curup Tekankan Disiplin dan Profesionalisme
FUAD IAIN Curup — Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup menggelar pembekalan Magang Profesi. Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung Kembar FUAD IAIN Curup lantai II tersebut dihadiri Dekan, Wakil Dekan I, Kepala Subbagian Tata Usaha, seluruh Ketua Program Studi, serta mahasiswa peserta Magang Profesi, Kamis (10/9).
Magang Profesi tahun ini dilaksanakan di sejumlah wilayah, meliputi Kabupaten Rejang Lebong, Kabupaten Kepahiang, dan Kota Bengkulu. Sebanyak 80 mahasiswa FUAD IAIN Curup mengikuti kegiatan tersebut, yang terdiri dari 26 mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 17 mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, 11 mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam, serta 26 mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam.
Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan, Dekan FUAD IAIN Curup, Dr. Fakhhruddin, M.Pd.I., menekankan pentingnya kedisiplinan dan penghargaan terhadap waktu sebagai bagian dari pembentukan karakter mahasiswa. Ia mengingatkan mahasiswa agar memiliki komitmen dan tanggung jawab selama melaksanakan Magang Profesi di instansi atau lembaga tempat mereka ditempatkan.
“Disiplin dan menghargai waktu merupakan sikap penting yang harus dimiliki mahasiswa karena dapat membentuk komitmen, tanggung jawab, dan menjadi salah satu kunci menuju kesuksesan,” ujarnya.

Menurut Dekan, kedisiplinan dalam memanfaatkan waktu merupakan salah satu modal penting yang harus dimiliki mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja. Karena itu, ia meminta seluruh peserta Magang Profesi untuk menunjukkan sikap disiplin, bertanggung jawab, dan profesional selama berada di lokasi magang.
Selain menekankan kedisiplinan, Dr. Fakhhruddin menjelaskan bahwa Magang Profesi merupakan bagian penting dari proses pembelajaran mahasiswa. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperoleh pengalaman langsung sekaligus menerapkan pengetahuan akademik yang telah diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik di lapangan.
“Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan, menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, serta mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif,” jelasnya.
Ia berharap mahasiswa tidak menjadikan Magang Profesi sekadar sebagai pemenuhan kewajiban akademik. Menurutnya, kegiatan tersebut harus dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk meningkatkan kompetensi, keterampilan, dan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja.
“Melalui PKL, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dan menerapkan ilmu akademik secara nyata, dengan tetap menjunjung tinggi disiplin, tanggung jawab, profesionalisme, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan tuntutan dunia kerja,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dekan FUAD berpesan kepada mahasiswa agar menjaga nama baik almamater selama melaksanakan Magang Profesi. Mahasiswa diminta menunjukkan perilaku yang baik, menjaga etika, serta melaksanakan tugas sesuai dengan bidang keilmuan dan kompetensi masing-masing.
Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk tidak hanya menjalankan pekerjaan umum yang tidak berkaitan dengan bidang keilmuan. Menurutnya, Magang Profesi harus menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman yang relevan dengan kompetensi akademik yang telah mereka pelajari.
Setelah pembekalan tingkat fakultas, kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan dan pembekalan di masing-masing program studi. Pada sesi tersebut, mahasiswa memperoleh arahan yang lebih spesifik sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing, termasuk mengenai tugas, tanggung jawab, etika, dan hal-hal yang perlu diperhatikan selama berada di lokasi Magang Profesi.
Kegiatan Magang Profesi tahun 2026 diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman kerja kepada mahasiswa, tetapi juga mampu meningkatkan keterampilan, profesionalisme, kedisiplinan, serta kemampuan dalam menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama proses perkuliahan.