Menu

Indeks Berita

Kumpulan berita, informasi, dan pengumuman terbaru.

DEMA FUAD IAIN Curup Gelar Bukber Raya dan Kajian Ramadan, Perkuat Ukhuwah Islamiyah
Akademik Fakultas 10 Mar 2026

DEMA FUAD IAIN Curup Gelar Bukber Raya dan Kajian Ramadan, Perkuat Ukhuwah Islamiyah

FUAD IAIN Curup,– Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup menggelar kegiatan Buka Bersama (Bukber) Raya dan Kajian Ramadan dengan tema “Menguatkan Ukhuwah, Meraih Keberkahan Ramadan.” Kegiatan ini berlangsung di Aula Rektorat Lantai 1 IAIN Curup dan dihadiri oleh Dekan, para dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh mahasiswa di lingkungan FUAD IAIN Curup. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Syaikh Syaifuddin Abu Muhammad Al-Hafidz yang berasal dari Palestina, didampingi oleh pengurus Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Bengkulu. Kehadiran ulama dari Palestina ini memberikan nuansa tersendiri dalam kajian Ramadan yang penuh makna tersebut. Dalam sambutannya, Dekan FUAD IAIN Curup, Dr. Fakhruddin, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk melakukan evaluasi dan introspeksi diri terhadap kualitas keimanan dan keislaman. “Ramadan menjadi ajang bagi kita untuk merenungi diri, sudah sejauh mana keislaman kita selama ini. Melalui momentum ini, mari kita bangkit dan bersama-sama memperkuat ikatan persaudaraan sesama muslim,” ujarnya. Senin (9/3). Sementara itu, dalam ceramahnya, Syaikh Syaifuddin Abu Muhammad Al-Hafidz menyampaikan materi yang berkaitan dengan Masjid Al-Aqsa dan kondisi umat Islam di Palestina. Ia mengajak umat Islam untuk terus memberikan dukungan moral dan doa bagi saudara-saudara di Palestina yang hingga kini masih mengalami penjajahan. Ia juga mengutip hadis Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa umat Islam dianjurkan melakukan perjalanan jauh untuk mengunjungi tiga masjid utama, yaitu Masjidil Haram di Makkah, Masjid Nabawi di Madinah, dan Masjid Al-Aqsa di Palestina. Dalam kajiannya, ia turut menjelaskan sejarah runtuhnya Kekhalifahan Turki Utsmani serta munculnya Resolusi Umum PBB Nomor 181 yang menjadi awal pembagian wilayah Palestina. Ia juga menyinggung deklarasi berdirinya negara Israel yang memicu pecahnya perang antara bangsa Arab dan Israel, yang hingga kini menyebabkan Palestina menjadi salah satu bangsa yang masih terus mengalami penjajahan. Selain membahas kondisi Palestina, Syaikh Syaifuddin juga mengajak jamaah untuk meningkatkan kualitas ibadah di bulan Ramadan, terutama pada sepuluh malam terakhir. Ia menekankan pentingnya memperbanyak qiyamul lail, memperbanyak membaca Al-Qur’an, serta memaksimalkan ibadah untuk meraih keutamaan malam Lailatul Qadar. “Pada sepuluh malam terakhir Ramadan, hendaknya kita memperbanyak ibadah, qiyamul lail, dan membaca Al-Qur’an. Semoga kita semua dipertemukan dengan malam Lailatul Qadar,” ujarnya. Kegiatan Bukber Raya dan Kajian Ramadan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Selain menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan mempererat silahtuhrahmi di lingkungan FUAD IAIN Curup, serta kegiatan ini juga memberikan wawasan keislaman serta menumbuhkan kepedulian terhadap umat Islam di berbagai belahan dunia.

TVRI Bengkulu ajak KPI FUAD IAIN Curup Syuting Program Pesona Indonesia: Tayang di TVRI Stasiun Nasional
Akademik Fakultas 07 Mar 2026

TVRI Bengkulu ajak KPI FUAD IAIN Curup Syuting Program Pesona Indonesia: Tayang di TVRI Stasiun Nasional

FUAD IAIN Curup, – Suasana bulan suci Ramadhan selalu menghadirkan kehangatan, kebersamaan, dan semangat berbagi di tengah masyarakat. Tahun 2026 ini, berbagai aktivitas Ramadhan di Kabupaten Rejang Lebong mendapat perhatian dari salah satu stasiun televisi nasional, TVRI Bengkulu, melalui program unggulannya Pesona. Menariknya, kegiatan peliputan tersebut turut melibatkan mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IAIN Curup sebagai bagian dari proses produksi program. Bulan Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai kewajiban menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi momentum memperkuat keimanan serta mempererat hubungan sosial. Di Kabupaten Rejang Lebong, nuansa Ramadhan terlihat dari berbagai aktivitas masyarakat, seperti bazar takjil yang ramai di Lapangan Dwi Tunggal, meningkatnya penjual minuman segar seperti sop buah dan es kelapa, hingga penuhnya rumah makan oleh keluarga, rekan kerja, dan sahabat yang melaksanakan buka puasa bersama. Selain itu, semangat berbagi juga tampak dari kegiatan pembagian takjil gratis di berbagai persimpangan lampu merah. Tidak kalah penting, masjid-masjid dipenuhi jamaah yang melaksanakan shalat tarawih dan tadarus Al-Qur’an bersama, menciptakan suasana religius yang memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan spiritualitas di tengah masyarakat. Semangat Ramadhan tersebut juga tercermin dari aktivitas mahasiswa IAIN Curup. Para mahasiswa turut mengadakan berbagai kegiatan positif, seperti berbagi makanan berbuka puasa secara gratis, mengadakan tadarus Al-Qur’an di masjid, hingga berperan aktif menjadi khatib serta imam shalat tarawih di beberapa masjid di lingkungan masyarakat. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam menghidupkan nilai-nilai kebaikan di bulan suci. Hal yang lebih membanggakan, mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Curup mendapat kesempatan terlibat langsung dalam peliputan program Pesona yang diproduksi oleh TVRI Bengkulu. Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa tidak hanya hadir sebagai peserta kegiatan, tetapi juga berperan sebagai talent dalam proses produksi program televisi tersebut. Ketua Program Studi KPI IAIN Curup, Robby, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan berharga yang diperoleh mahasiswa. Menurutnya, keterlibatan dalam program televisi nasional ini menjadi pengalaman belajar yang sangat berharga bagi mahasiswa. “Alhamdulillah, ini merupakan berkah Ramadhan bagi mahasiswa KPI IAIN Curup. Mereka dapat terlibat langsung dalam peliputan program Pesona TVRI Bengkulu sehingga bisa belajar langsung dari para kru profesional, mulai dari teknik pengambilan gambar, menjadi talent, hingga proses pengeditan video sampai siap ditayangkan,” ujarnya. Ia juga berharap pengalaman tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang media dan penyiaran. Dengan keterlibatan ini, mahasiswa diharapkan dapat merasakan langsung peran sebagai kreator konten, penulis skenario, sutradara, hingga editor dalam produksi media visual. “Saya berharap mahasiswa KPI IAIN Curup semakin percaya diri dan mampu mengembangkan kreativitasnya di dunia penyiaran dan produksi media,” tambahnya sambil menutup dengan semangat, “Jaya KPI IAIN Curup.” Senada dengan hal tersebut, salah satu video editor dari TVRI Bengkulu menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memberikan informasi positif kepada masyarakat luas mengenai berbagai aktivitas Ramadhan yang dilakukan oleh masyarakat Rejang Lebong. Sementara itu, Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup, Dr. Fakhruddin, S.Ag., M.Pd.I, yang juga menjadi talent utama dalam program tersebut, menyampaikan apresiasi kepada pihak TVRI Bengkulu atas kerja sama yang terjalin dengan FUAD IAIN Curup (Perguruan Tinggi) dan TVRI Bengkulu. “Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada pihak TVRI yang telah berkoordinasi dengan Ketua Prodi KPI IAIN Curup sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik dan sukses. Program ini bahkan sudah tayang pada pukul dua siang tadi,” ujarnya pada Jumat (7/3/2026). Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam program televisi nasional ini menjadi bukti bahwa mahasiswa IAIN Curup mampu berkontribusi secara nyata di dunia media dan penyiaran. Menurutnya, pengalaman tersebut tidak hanya menjadi ajang belajar praktik, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kegiatan positif mahasiswa kepada masyarakat luas. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga mahasiswa memiliki ruang untuk mengasah kemampuan, kreativitas, dan kepercayaan diri mereka di dunia penyiaran. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi media dakwah yang positif dalam memperkenalkan nilai-nilai Ramadhan serta aktivitas masyarakat yang penuh dengan semangat kebersamaan dan kepedulian,” tambahnya. Melalui kolaborasi antara dunia akademik dan media penyiaran ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang terinspirasi untuk berkarya, berbagi, serta memanfaatkan momentum Ramadhan sebagai sarana meningkatkan kualitas diri dan kontribusi bagi masyarakat. Informasi Pendaftaran Mahasiswa Baru FUAD Bagi calon mahasiswa baru yang ingin bergabung di FUAD IAIN Curup, dapat menghubungi narahubung berikut: 0822-9977-5608 (Wahyu) 082178529195  (Ara) Pendaftaran juga dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi: https://spmb.iaincurup.ac.id

FUAD IAIN Curup Sosialisasikan Penerimaan Mahasiswa Baru di Lubuk Linggau, Musi Rawas, dan Muratara
Akademik Fakultas 06 Mar 2026

FUAD IAIN Curup Sosialisasikan Penerimaan Mahasiswa Baru di Lubuk Linggau, Musi Rawas, dan Muratara

FUAD IAIN Curup, – Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri Curup terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan minat masyarakat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui kegiatan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di wilayah Lubuk Linggau, Kabupaten Musi Rawas, dan Kabupaten Musi Rawas Utara. Kegiatan sosialisasi ini melibatkan Dekan, Ketua Program Studi (Kaprodi), serta para dosen FUAD. Tim melakukan kunjungan ke sejumlah sekolah menengah atas, madrasah aliyah, pondok pesantren, serta berbagai lembaga pendidikan lainnya guna memberikan informasi secara langsung kepada para siswa mengenai peluang melanjutkan studi di perguruan tinggi, khususnya di IAIN Curup. Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan penjelasan mengenai berbagai program studi yang tersedia di FUAD, proses pendaftaran, jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru, hingga berbagai fasilitas serta peluang yang dapat diperoleh selama menempuh pendidikan di kampus. Dekan FUAD, Dr. Fakhruddin, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu strategi penting untuk memperkenalkan lebih dekat program-program akademik yang ada di FUAD kepada masyarakat, khususnya kepada para siswa yang akan segera menyelesaikan pendidikan di tingkat SMA, MA, maupun SMK. Ia menjelaskan bahwa FUAD memiliki beberapa program studi unggulan, di antaranya Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII), Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI), serta Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI). “Kami berharap melalui kegiatan sosialisasi ini para siswa dapat memperoleh informasi yang jelas mengenai peluang melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, khususnya di Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah. Kami juga ingin mendorong generasi muda untuk terus mengembangkan potensi akademik serta keilmuan di bidang keislaman, sosial, dan dakwah,” ujarnya, Jumat (6/3/2026). Selain pemaparan materi, kegiatan sosialisasi juga diisi dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari prospek kerja lulusan, kegiatan kemahasiswaan, hingga informasi mengenai beasiswa yang tersedia bagi mahasiswa. Para Kaprodi dan dosen yang hadir turut memberikan motivasi kepada para siswa agar tidak ragu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Mereka menekankan bahwa pendidikan tinggi merupakan salah satu jalan penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat. Dalam kegiatan sosialisasi ini, FUAD juga menaruh perhatian khusus pada pondok pesantren sebagai salah satu sasaran utama. Hal ini karena FUAD menaungi keilmuan dasar keislaman yang sangat relevan dengan latar belakang pendidikan pesantren. Selain itu, masih banyak pondok pesantren di wilayah Lubuk Linggau, Musi Rawas, dan Musi Rawas Utara yang belum sepenuhnya mendapatkan informasi mengenai program studi yang ada di FUAD. Di sisi lain, jumlah pondok pesantren di ketiga wilayah tersebut terbilang cukup banyak sehingga menjadi potensi besar dalam menjaring calon mahasiswa baru yang memiliki minat pada bidang keilmuan Islam. Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah juga berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama dengan berbagai sekolah dan lembaga pendidikan sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda. Serta memperluas jangkauan informasi mengenai Penerimaan Mahasiswa Baru di IAIN Curup untuk meningkatkan jumlah calon mahasiswa yang berasal dari wilayah Lubuk Linggau, Musi Rawas, dan Musi Rawas Utara. Informasi PendaftaranBagi calon mahasiswa yang berminat melanjutkan studi di Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri Curup, informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui narahubung Wahyu (0822-9977-5608) dan Ara (0821-7852-9195). Pendaftaran juga dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi Penerimaan Mahasiswa Baru di:https://spmb.iaincurup.ac.id/

FUAD IAIN Curup  Luluskan 44 Sarjana yang Berkompeten dan Profesional
Akademik Fakultas 05 Mar 2026

FUAD IAIN Curup  Luluskan 44 Sarjana yang Berkompeten dan Profesional

FUAD IAIN Curup,- Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan sarjana berkualitas dan siap bersaing di dunia kerja. Pada tahun 2026 ini, FUAD akan meluluskan sebanyak 44 alumni dari berbagai program studi. Sebanyak 44 mahasiswa tersebut berasal dari 12 Mahasiswa dari Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), 3 dari mahasiswa Prodi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI), 14 Mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), serta 15 Mahasiswa dari Prodi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII). Mereka telah melaksanakan sidang skripsi yang berlangsung selama empat hari dimulai pada Selasa-Jum’at, 24-27 Februari 2026, bertempat di Gedung FUAD IAIN Curup. Sidang skripsi ini merupakan salah satu syarat utama untuk menjadi wisudawan. Dengan selesainya tahapan tersebut, para mahasiswa resmi menyandang gelar sarjana dan dinyatakan siap terjun ke dunia kerja sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing. Dekan FUAD, Dr. Fakhruddin, S.Ag., M.Pd.I dalam wawancara pada Rabu (5/3/2026), menyampaikan bahwa selesainya studi 44 mahasiswa FUAD membuka banyak peluang karier bagi para alumni. “Dengan selesainya 44 mahasiswa FUAD IAIN Curup ini, terbuka banyak peluang bagi mereka, baik di bidang PNS, TNI, Polri, BUMN, keguruan, maupun di instansi pemerintahan,” ujarnya. Dalam wawancara terpisah, Wakil Dekan I, Rhoni Rhodin, M.Hum., menegaskan bahwa seluruh proses akademik telah dilaksanakan sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh IAIN Curup dan Kementerian Agama. “Sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh IAIN Curup dan Kementerian Agama RI, kami berharap dengan berakhirnya sidang skripsi ini para alumni dapat bertanggung jawab mengemban amanah sebagai seorang sarjana,” tegasnya. Sementara itu, Wakil Dekan II, Dr. Taqiyuddin, M.Pd, I juga menambahkan harapannya agar para alumni tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga memiliki integritas keagamaan yang kuat. “Harapannya, alumni FUAD IAIN Curup ini dapat diandalkan di dunia kerja sekaligus dalam kehidupan beragama, sehingga menjadi pribadi yang moderat dan memiliki toleransi yang tinggi,” tutupnya. Informasi Pendaftaran Mahasiswa Baru FUAD Bagi calon mahasiswa baru yang ingin bergabung di FUAD IAIN Curup, dapat menghubungi narahubung berikut: 0822-9977-5608 (Wahyu) 0821-7852-9195  (Ara) Pendaftaran juga dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi: https://spmb.iaincurup.ac.id

FUAD IAIN Curup Gelar Workshop Pengembangan Kompetensi Dosen dan Tendik di Era Generatif AI
Akademik Fakultas 13 Feb 2026

FUAD IAIN Curup Gelar Workshop Pengembangan Kompetensi Dosen dan Tendik di Era Generatif AI

FUAD IAIN Curup,- Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup menyelenggarakan Workshop Pengembangan Kompetensi Dosen dan Tenaga Kependidikan dengan tema “Pengembangan Kompetensi Pengelolaan Perkuliahan Bagi Dosen dan Tendik Melalui Komunikasi Literasi di Era Generatif AI”. Kegiatan berlangsung selama dua Hari 12-13 Februari 2026 di Ruang Laboratorium Komputer Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI). Workshop dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Administrasi Umum Akademik dan Kemahasiswaan (AUAK) IAIN Curup, Puji Edi Purnomo, S.Sos.I., M.Hum., mewakili Rektor. Turut hadir Dekan FUAD Dr. Fakhruddin, M.Pd.I., Dekan FSEI Dr. Ngadriyusro, M.Ag., jajaran wakil dekan, pejabat fakultas, serta dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan FUAD. Adapun Narasumber Dr. Noermanzah, S.Pd., M.Pd., Kepala Pusat Pengembangan Pembelajaran Universitas Bengkulu, menyampaikan tiga materi utama: Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE) dengan dukungan AI generative, Penyusunan kontrak perkuliahan berbasis AI, Penulisan buku teks dengan memanfaatkan teknologi AI. Pada hari kedua, Dr. Eko Risdianto, S.Si., M.Cs., dosen Pendidikan Fisika Universitas Bengkulu, membawakan materi mengenai tantangan dan peluang pendidikan abad ke-21, konsep Smart Classroom, serta pemanfaatan AI dalam kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dilanjutkan oleh Dr. Ir. Yudi Setiawan, S.T., M.Eng., yang membahas pengembangan kompetensi dosen dan tendik, serta Dr. Yulian Fauzi, M.Si., yang menekankan integrasi ekosistem AI di perguruan tinggi. Dekan FUAD Dr. Fakhruddin menekankan pentingnya kesungguhan peserta dalam mengikuti kegiatan. “Saya berharap dosen dan tenaga pendidik mengikuti workshop ini dengan semangat, sehingga dapat menambah bekal sekaligus menggunakan teknologi AI mengikuti perkembangan zaman,” ujarnya, Kamis (12/2). Sementara itu, Kepala Biro AUAK Puji Edi Purnomo menegaskan perlunya pendidik memperdalam literasi AI. “Sudah seharusnya dosen dan tenaga pendidik memahami literasi AI agar tahu apakah tugas yang dibuat oleh mahasiswa merupakan buatan sendiri dalam mencari data atau salin langsung dari AI tampa disaring kembali informasi yang diberikan IA, dalam pengerjaan tugas harian maupun tugas akhir,” katanya. Dalam wawancara terpisah, salah satu dosen FUAD menyampaikan bahwa perubahan adalah hal yang abadi dalam dunia pendidikan. “Sebagai insan pendidikan, kita harus terus belajar dan mengembangkan diri agar tidak tertinggal. Harapan saya, kegiatan seperti ini semakin sering diadakan untuk meng-upgrade kemampuan dosen,” ungkapnya.

Tingkatkan Pustakawan yang Berkompenten di Era Digital, Prodi IPII IAIN Curup Gelar Sarasehan Sosialisasi UU Perpustakaan dan Standar Nasional Perpustakaan
Akademik Fakultas 11 Feb 2026

Tingkatkan Pustakawan yang Berkompenten di Era Digital, Prodi IPII IAIN Curup Gelar Sarasehan Sosialisasi UU Perpustakaan dan Standar Nasional Perpustakaan

FUAD IAIN Curup,-Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup menyelenggarakan Sarasehan Sosialisasi Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan serta Standar Nasional Perpustakaan. Kegiatan yang mengusung tema “Revitalisasi Profesionalisme Pustakawan Menuju Information Society” berlangsung di Aula Harun Ar-Rasyid, IAIN Curup, dengan dihadiri oleh Wakil Dekan II FUAD, Kasubag Tata Usaha, para dosen, kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, serta guru dari Kabupaten Rejang Lebong dan Kepahiang. Selain itu, hadir pula perwakilan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Rejang Lebong serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rejang Lebong, yang menunjukkan dukungan lintas sektor terhadap penguatan literasi dan pengelolaan perpustakaan. Panitia menghadirkan dua narasumber utama: Dr. Sutriono, S.IPI, pustakawan UIN FAS, yang membawakan materi terkait standar kualifikasi dan kompetensi pustakawan serta peluang kerja di bidang kepustakawanan, dan Cikwi, SKM., M.Kes, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, yang menyampaikan materi mengenai revitalisasi peran perpustakaan dalam meningkatkan literasi dan pemberdayaan masyarakat. Acara dibuka secara resmi oleh Dekan FUAD IAIN Curup yang diwakili Wakil Dekan II, Dr. Taqiyuddin, M.Pd.I. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk menambah wawasan para guru dan mahasiswa, khususnya mahasiswa Prodi IPII. “Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pemahaman tentang peran pustakawan di era informasi. Kami berharap peserta mengikuti seminar ini dengan serius agar manfaatnya benar-benar dirasakan,” ujarnya. Rabu (11/2). Sementara itu, Kepala Prodi IPII, Marleni, M.Hum, menekankan bahwa sarasehan ini menjadi momentum strategis bagi Prodi IPII untuk memperkenalkan program studi kepada masyarakat luas. Ia berharap kegiatan ini dapat membuka ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah di Kabupaten Rejang Lebong dan Kepahiang. “Kami ingin membangun kerja sama dalam berbagai bentuk, seperti pendampingan pengelolaan perpustakaan sekolah, penguatan literasi informasi dan digital, serta pengembangan program literasi lainnya,” jelasnya. Adapun Materi yang disampaikan narasumber mencakup: Standar Nasional Perpustakaan dan kompetensi pustakawan yang harus dimiliki untuk menghadapi tantangan era digital, Peluang kerja pustakawan di berbagai sektor, baik di lembaga pendidikan, pemerintahan, maupun swasta, Revitalisasi peran perpustakaan dalam meningkatkan literasi masyarakat, termasuk bagaimana perpustakaan dapat menjadi pusat pemberdayaan komunitas di tengah derasnya arus informasi. Diskusi berlangsung interaktif, dengan peserta antusias mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman terkait pengelolaan perpustakaan di sekolah masing-masing. Salah satu mahasiswa Prodi IPII, Irma Hayati, menyampaikan kesan positifnya. Menurutnya, kegiatan ini memberikan bekal penting bagi calon pustakawan. “Dengan adanya acara ini, kami mendapatkan ilmu terkait Undang-Undang Perpustakaan, Standar Nasional Perpustakaan, dan kompetensi pustakawan. Semua itu menjadi bekal yang harus dimiliki pustakawan di era teknologi sekarang ini,” ungkapnya. Sarasehan ini tidak hanya menjadi ajang sosialisasi regulasi dan standar kepustakawanan, tetapi juga wadah untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, sekolah, dan instansi pemerintah. Dengan tema revitalisasi profesionalisme pustakawan, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya pustakawan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masyarakat informasi di era digital.