Indeks Berita
Kumpulan berita, informasi, dan pengumuman terbaru.
Sertijab FUAD IAIN Curup,Dekan mengajak seluruh pejabat baru dilantik untuk bekerja secara maksimal dan penuh tanggung jawab
FUAD IAIN Curup,-Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup menggelar acara serah terima jabatan (sertijab) pada Senin (9/6), di ruang rapat FUAD lantai satu. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FUAD, Wakil Dekan I dan II, Kepala Bagian Tata Usaha, para Ketua Program Studi, serta sejumlah staf di lingkungan FUAD.Pelaksanaan sertijab ini merupakan langkah awal dalam pergantian estafet kepemimpinan yang telah disahkan oleh Rektor IAIN Curup melalui pelantikan pejabat pada Kamis, 4 Juni 2026.Dalam sambutannya sekaligus membuka acara, Dekan FUAD, Dr. Fakhrudin, S.Ag. M.Pd.I, menyampaikan bahwa pergantian jabatan diharapkan dapat membawa kemajuan dan perubahan bagi fakultas.Menurutnya, "Perubahan kepemimpinan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan kinerja agar FUAD IAIN Curup semakin unggul, maju, dan terdepan". katanya.Selain itu, Dr. Fakhrudin juga menekankan pentingnya meningkatkan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun 2026, khususnya pada beberapa program studi di FUAD masih perlu ditingkatkan peminatnya. Ia meminta seluruh pihak terkait untuk lebih gencar melakukan sosialisasi guna menarik minat calon mahasiswa.Lebih lanjut, Dekan FUAD berpesan kepada para ketua program studi agar segera mempersiapkan berbagai dokumen yang diperlukan untuk proses akreditasi, terutama Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IAT) yang ditargetkan meraih predikat unggul.Menutup sambutannya, Dr. Fakhrudin mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk bekerja secara maksimal dan penuh tanggung jawab. Ia juga menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada para pejabat sebelumnya yang telah mengabdi dan memberikan kontribusi bagi kemajuan FUAD selama masa jabatannya.Adapun nama-nama penjabat yang di Lantik di antaranya:Dr.Roby Aditya Putra M.A sebagai wakil dekan I FUADRoni Rodin M.Hum Sebagai wakil dekan IIKepala prodi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) Bapak Dr.Addahri Hafidz Awalawi.M.Pd,KonsKepala Prodi Komunikasi penyiaran Islam (KPI) Ibu Meysarah,B.A.,M.Sos Your Attractive Heading Ucapan trimakasih kepada pejabat yang sudah mengabdi dan menunaikan tugas di FUAD IAIN Curup, Semoga sukses kepada para pejabat yang telah di tetapkan oleh rektor IAIN Curup:1. Dr.M. Taqiyuddin,S,Ag.M.Pd.I Sebagi Wakil Dekan II FUAD Periode Sebelumnya2. Dr.Roby Aditya Putra M.A sebagai kaprodi KPI3. Bapak Anrial,MA Sebagai Kaprodi BPI4. Bapak Aprizal,MA Sebagai Gugus Kendali Mutu (GKM) FUAD IAIN Curup
Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Curup Gelar Yudisium Angkatan ke-8, 26 Mahasiswa Resmi Lulus
Curup — Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup menggelar Yudisium Angkatan ke-8 pada Rabu, 22 April 2026, bertepatan dengan 04 Dzulqaidah 1447 H. Kegiatan ini berlangsung di Aula Harun A. Rasyid, Gedung Perpustakaan IAIN Curup, mulai pukul 08.00 WIB. Yudisium tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, di antaranya Dekan FSEI, Wakil Dekan I dan II, Kepala Bagian Tata Usaha FSEI, para Ketua Program Studi, serta dosen di lingkungan FSEI. Sebanyak 26 mahasiswa dari empat program studi resmi mengikuti prosesi yudisium sebagai penanda kelulusan mereka. Adapun rincian peserta terdiri dari 14 mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara, 8 mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah, 3 mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah, dan 1 mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam. Dalam kesempatan tersebut, Kevin Saputra dari Program Studi Hukum Tata Negara dinobatkan sebagai peserta yudisium terbaik dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,84. Sementara itu, penghargaan skripsi terbaik diraih oleh Setiya Anisa Rahayu (Hukum Tata Negara), Adi Jaya Saputra (Ekonomi Syariah), dan Ecca Mustika (Perbankan Syariah). Acara yudisium secara resmi dibuka oleh Dekan FSEI, Dr. Ngadri, M.Ag. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa yudisium bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di dunia profesional. “Yudisium ini bukan titik akhir, tetapi titik awal bagi saudara sekalian untuk berkiprah di tengah masyarakat dengan membawa nilai-nilai keilmuan dan integritas,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Panitia Yudisium, Ranaswijaya, M.E., menyampaikan bahwa yudisium merupakan momentum sakral karena menjadi prosesi resmi penyematan gelar akademik sebelum wisuda. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. “Yudisium ini merupakan momentum yang sakral, karena menjadi penanda resmi penyematan gelar akademik bagi para mahasiswa sebelum melangkah ke prosesi wisuda. Kami berharap para lulusan dapat menjaga integritas dan membawa nama baik almamater di tengah masyarakat. Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak, baik pimpinan fakultas, panitia, dosen, maupun semua yang telah berkontribusi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar,” ungkap Ranaswijaya. Prosesi dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) yudisium oleh Kepala Bagian Tata Usaha FSEI, Mansyahri, M.H.I., yang secara resmi menetapkan kelulusan para mahasiswa. Dengan terselenggaranya yudisium ini, para lulusan FSEI IAIN Curup diharapkan mampu menjadi alumni yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Editor: Ibnu Akbar Maliki
KPID Bengkulu Kunjungi FUAD IAIN Curup, Dorong Penguatan Radio Kampus dan Literasi Media
FUAD IAIN Curup,-Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Wilayah Bengkulu (KPID) melakukan kunjungan silaturahmi ke Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup. Kamis (23/04) Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Wakil Dekan II di Aula FUAD IAIN Curup. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua KPID Bengkulu beserta jajaran komisioner, alumni Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) yang juga berprofesi sebagai penyiar, Kaprodi KPI, serta Ketua Laboratorium FUAD IAIN Curup. Dalam sambutannya, Wakil Dekan II FUAD Dr. Taqiyuddin, M.Pd. I yang mewakili Dekan menyampaikan bahwa keberadaan radio kampus IAIN Curup saat ini masih dalam tahap proses pengembangan. Oleh karena itu, pihak fakultas sangat mengharapkan arahan dan dukungan dari KPID Bengkulu guna mendorong kemajuan radio tersebut. Ia menegaskan bahwa radio kampus memiliki peran penting, terutama karena berkaitan langsung dengan Program Studi KPI, serta menjadi sarana syiar dan promosi kampus. Selanjutnya, Ketua KPID Bengkulu, Tedi Cahyono, menyampaikan bahwa KPID memiliki fungsi pengawasan sekaligus mendorong literasi media di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya peran media dalam menyajikan konten yang sehat serta menghindari penyebaran konten negatif. Tedi juga menyampaikan harapan agar terjalin kerja sama antara FUAD IAIN Curup dan KPID Bengkulu, salah satunya melalui program magang mahasiswa. Selain itu, pihak KPID membuka ruang dialog dengan pengelola radio kampus terkait harapan dan pengembangan radio ke depan agar dapat bersinergi secara berkelanjutan. Sementara itu, Dede Sihabudin dalam sambutannya menginformasikan bahwa radio kampus saat ini belum dapat beroperasi secara optimal karena masih menghadapi beberapa kendala teknis dan administratif. Kegiatan silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara KPID Bengkulu dan IAIN Curup, khususnya dalam pengembangan media penyiaran kampus yang edukatif, informatif, dan berkualitas.
Yudisium Sarjana Angkatan VIII FUAD IAIN Curup, 43 Mahasiswa Resmi Menyandang Gelar Sarjana
FUAD IAIN Curup,– Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup kembali menorehkan prestasi akademik melalui pelaksanaan Yudisium Sarjana Angkatan VIII yang digelar di Aula Harun Ar-Rasyid pada Senin, (20/4/2026). Sebanyak 43 mahasiswa resmi dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar sarjana setelah menyelesaikan seluruh rangkaian studi. Hadir Pada kesempatan Tersebut, Dekan, Wakil Dekan I,II, Dosen, Tenaga Pendidik, Tamu Undangan. Peserta yudisium berasal dari empat program studi, yakni Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII) sebanyak 15 mahasiswa, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) sebanyak 11 mahasiswa, Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) sebanyak 3 mahasiswa, serta Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) sebanyak 14 mahasiswa. Prosesi yudisium berlangsung khidmat, diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Wakil Dekan I FUAD IAIN Curup, Rhoni Rodin, M. Hum. yang secara resmi menetapkan para mahasiswa sebagai lulusan sarjana. Momen ini menjadi titik akhir perjalanan akademik sekaligus awal langkah baru bagi para lulusan. Dalam sambutannya, Dekan FUAD IAIN Curup Dr. Fakhruddin, M,Pd.I menyampaikan pesan moral kepada para lulusan agar senantiasa menjaga sopan santun, menjunjung tinggi nilai-nilai kedermawanan, serta mempertahankan integritas dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menekankan bahwa kedisiplinan merupakan kunci utama dalam meraih kesuksesan di masa depan. “Di tengah pesatnya perkembangan zaman, kita dituntut untuk mampu beradaptasi dan berakselerasi. Jika tidak, maka kita hanya akan menjadi penonton,” ujarnya. Di akhir sambutan, ia memotivasi para lulusan untuk terus berjuang meraih cita-cita dengan penuh semangat dan optimisme. Selain prosesi yudisium, kegiatan ini juga menjadi ajang apresiasi bagi mahasiswa dan dosen berprestasi. Penghargaan Skripsi Terbaik diberikan kepada: Program Studi KPI: Kharisma Nur Azizah dengan judul Fenomena Fear Of Missing Out (FOMO) dalam Persepsi Gen Z terhadap Standar Kecantikan Iklan, Program Studi IAT: M. Thoriq Abrar dengan judul Fenomena Childfree dalam Perspektif Al-Qur’an (Studi Tematik Ayat-Ayat tentang Anak sebagai Perhiasan), Program Studi BPI: Muhammad Rafhel Fadel dengan judul Peran Perangkat Agama dalam Menerapkan Nilai-nilai Keislaman pada Remaja Masjid Riyadussolihin di Kelurahan Sukaraja, Program Studi IPII: Nadia Ramadani dengan judul Analisis Bibliometrik Tren Topik Penelitian Skripsi Mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam IAIN Curup melalui VOSviewer. Sementara itu, penghargaan Dosen Terbaik diberikan kepada: Dosen Teladan: Marleni, S.Pd.I., M.Hum. dan Rhoni Rodin, S.Pd.I., M.Hum. Dosen Terdisiplin: Afrizal, M.Pd. dan Arial, MA., Dosen Inspiratif: Pajrun Kamil, M.Kom.I dan Dr. Robby Aditya Putra, MA Tak hanya itu, beberapa lulusan juga berhasil meraih predikat pujian (cumlaude) dengan capaian akademik yang membanggakan, di antaranya Nanda Dahlian Febrianti (KPI) dengan IPK 3,95, M. Thoriq Abrar (IAT) dengan IPK 3,99, Herda Tiara Utami (BPI) dengan IPK 3,90, serta Nadia Ramadani (IPII) dengan IPK sempurna 4,00. Suasana haru dan bahagia menyelimuti seluruh rangkaian acara. Yudisium ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan akademik, tetapi juga awal dari perjalanan pengabdian para lulusan di tengah masyarakat dengan bekal ilmu dan nilai-nilai keislaman yang telah diperoleh.
Suasana Idul Fitri Masih Terasa, FUAD IAIN Curup Gelar Halal Bihalal Pererat Silaturahmi
FUAD IAIN Curup – Suasana Idul Fitri 1447 H masih terasa hangat di lingkungan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup. Hal ini terlihat dari digelarnya kegiatan Halal Bihalal yang dilaksanakan di Ruang Rapat FUAD Lantai 1, dengan dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan dilingkungan FUAD, Kepala Subbag Tata Usaha (Kassubag TU), para Ketua Program Studi, tenaga kependidikan, serta dosen di lingkungan FUAD, Senin (1/4). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan antar civitas akademika setelah menjalani ibadah di bulan suci Ramadan. Mengawali arahannya sekaligus membuka kegiatan, Dekan FUAD IAIN Curup, Dr. Fakhruddin, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan bahwa halal bihalal merupakan tradisi yang sarat makna, terutama dalam membangun kembali hubungan yang harmonis dan penuh kebersamaan di lingkungan kerja. Menurutnya, halal bihalal bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk saling memaafkan serta membersihkan hati agar kembali kepada keadaan yang fitrah setelah menjalani ibadah Ramadan. “Halal bihalal ini merupakan momen silaturahmi dan saling bermaaf-maafan. Melalui kegiatan ini kita berharap hati kita kembali fitrah, bersih dari segala kesalahan, sehingga kita dapat memulai kembali aktivitas dengan semangat baru dan kebersamaan yang lebih kuat,” ujar Fakhruddin. Ia juga menambahkan bahwa kebersamaan dan keharmonisan antar civitas akademika sangat penting dalam mendukung kemajuan fakultas. Dengan hubungan yang baik, koordinasi dan kerja sama dalam menjalankan berbagai program akademik maupun kelembagaan dapat berjalan lebih optimal. Lebih lanjut, Dekan FUAD mengajak seluruh jajaran dosen dan tenaga kependidikan untuk menjadikan momentum Idul Fitri sebagai awal yang baik dalam meningkatkan kinerja, dedikasi, serta komitmen dalam memajukan fakultas. “Semangat Idul Fitri harus kita jadikan sebagai energi baru untuk bekerja lebih baik, meningkatkan pelayanan kepada mahasiswa, serta memperkuat kontribusi kita dalam pengembangan fakultas dan institusi,” tambahnya. Acara halal bihalal tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Setelah penyampaian arahan dari pimpinan fakultas, kegiatan dilanjutkan dengan sesi saling bersalaman dan bermaaf-maafan antar pimpinan, dosen, serta tenaga kependidikan ditutup dengan Poto bersama. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan silaturahmi antar civitas akademika FUAD semakin erat, sehingga mampu menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, produktif, dan penuh semangat dalam mendukung kemajuan pendidikan di IAIN Curup.
Mahasiswa FUAD IAIN Curup Isi Kegiatan Ramadhan di Masjid An-Nur Hasyim Air Meles Atas
FUAD IAIN Curup, – Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri Curup kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan keagamaan selama bulan suci Ramadhan 1447 H. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid An-Nur Hasyim yang berada di Desa Air Meles Atas, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong. Sebanyak sekitar 30 mahasiswa FUAD dilibatkan untuk mengisi berbagai kegiatan Ramadhan di masjid tersebut selama satu bulan penuh. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara pengurus masjid dengan pihak fakultas dalam memakmurkan masjid sekaligus memberikan ruang praktik bagi mahasiswa. Sebelumnya, pihak pengurus Masjid An-Nur Hasyim melalui Wakil Dekan I FUAD mengajukan permohonan agar mahasiswa dari Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah dapat mengisi rangkaian kegiatan Ramadhan di masjid tersebut. Menindaklanjuti permintaan tersebut, Wakil Dekan I kemudian berkoordinasi dengan para Ketua Program Studi di lingkungan FUAD untuk melakukan seleksi mahasiswa yang dinilai siap berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Hasil dari proses seleksi tersebut, terpilihlah 30 mahasiswa yang kemudian ditugaskan secara bergiliran setiap malam untuk mengisi kegiatan di masjid, mulai dari menjadi imam shalat, penceramah, hingga penyampai kultum (kuliah tujuh menit) setelah shalat tarawih. Berdasarkan jadwal kegiatan Ramadhan yang disusun oleh Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Masjid An-Nur Hasyim, para mahasiswa menyampaikan berbagai tema ceramah yang berkaitan dengan nilai-nilai keislaman, seperti makna puasa, keutamaan sedekah, menjaga akhlak di bulan Ramadhan, hingga pentingnya menuntut ilmu dan memperbaiki bacaan Al-Qur’an. Jadwal Petugas Kultum Ramadhan … (Jadwal Petugas Kultum Ramadhan Masjid An Nur Hasyimdfew.pdf) Keterlibatan mahasiswa ini tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan keagamaan masyarakat, tetapi juga menjadi media pembelajaran dan latihan bagi mahasiswa FUAD dalam mengasah kemampuan dakwah, komunikasi keagamaan, serta praktik keilmuan yang telah dipelajari di bangku kuliah. Dalam Wawancara Torik Abror merupakan Mahasiswa Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir mengatakan semoga dengan adanya Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, khususnya dalam momentum bulan suci Ramadhan yang penuh berkah," katanya. Selasa (17/3). Diharapkan mahasiswa dapat semakin siap menjadi generasi dai dan intelektual muslim yang mampu berkontribusi secara nyata di tengah masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara kampus dengan masyarakat sekitar.