Indeks Berita
Kumpulan berita, informasi, dan pengumuman terbaru.
Dekan FUAD Siapkan Strategi untuk Perkuat Magang Profesi 2026
FUAD IAIN Curup, — Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup, Dr. Fakhruddin, M.Pd.I, menyiapkan sejumlah strategi untuk memperkuat pelaksanaan Magang Profesi tahun 2026. Langkah ini dibahas dalam rapat persiapan Magang Profesi yang berlangsung di ruang rapat fakultas, Kamis (11/07). Rapat tersebut menjadi forum penting untuk menyamakan persepsi mengenai arah, mekanisme, dan target pelaksanaan Magang Profesi. Kegiatan magang dipandang sebagai bagian strategis dalam menghubungkan proses pembelajaran di kampus dengan kebutuhan dunia kerja, lembaga mitra, dan masyarakat. Dalam arahannya, Dr. Fakhruddin, M.Pd.I menegaskan bahwa Magang Profesi 2026 perlu dipersiapkan secara lebih matang agar mampu memberikan pengalaman lapangan yang bermakna bagi mahasiswa. Menurutnya, magang tidak boleh hanya dipahami sebagai kegiatan administratif, tetapi harus menjadi ruang pembentukan kompetensi, etika kerja, tanggung jawab, dan profesionalitas mahasiswa. “Magang Profesi harus dirancang dengan strategi yang jelas. Mahasiswa perlu memperoleh pengalaman langsung yang relevan dengan bidang keilmuan masing-masing, sehingga mereka mampu mengintegrasikan teori yang diperoleh di perkuliahan dengan praktik nyata di lapangan,” ujar Dr. Fakhruddin.Menurut Dekan, beberapa strategi yang menjadi perhatian dalam rapat tersebut meliputi evaluasi maganag 2025, pemetaan lembaga mitra, penyesuaian lokasi magang dengan program studi, penguatan peran dosen pembimbing, penyusunan teknis pembekalan mahasiswa, serta mekanisme monitoring dan evaluasi selama pelaksanaan magang. Strategi ini diharapkan dapat membuat pelaksanaan Magang Profesi 2026 berjalan lebih terarah, terukur, dan sesuai dengan capaian pembelajaran lulusan. Wakil Dekan I FUAD IAIN Curup, Dr. Robby Aditya Putra, turut menekankan pentingnya koordinasi akademik dalam pelaksanaan Magang Profesi. Ia menyampaikan bahwa setiap program studi perlu memastikan kesesuaian antara bidang keilmuan mahasiswa, tempat magang, serta kompetensi yang ingin dicapai. “Magang Profesi perlu didukung oleh sistem yang rapi, mulai dari pembekalan, penempatan, pembimbingan, hingga evaluasi. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya hadir di lembaga mitra, tetapi benar-benar belajar, beradaptasi, dan mengembangkan kemampuan profesional,” jelas Dr. Robby. Melalui persiapan ini, FUAD IAIN Curup berharap pelaksanaan Magang Profesi 2026 dapat semakin memperkuat kualitas lulusan. Mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama, disiplin, analisis masalah, serta kepekaan sosial sesuai dengan karakter keilmuan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah. Rapat persiapan ini juga menjadi bagian dari komitmen FUAD IAIN Curup dalam meningkatkan mutu akademik dan memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai lembaga mitra. Dengan strategi yang lebih terencana, Magang Profesi 2026 diharapkan mampu menjadi program pembelajaran lapangan yang efektif, relevan, dan berdampak bagi mahasiswa maupun institusi mitra.
Rapat Konsorsium Keilmuan FUAD IAIN Curup. Apa Saja yang di Bahas?
FUAD IAIN Curup, — Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup menyelenggarakan Rapat Konsorsium Keilmuan sebagai bagian dari upaya penguatan arah pengembangan akademik, riset, kurikulum, dan identitas keilmuan fakultas. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, ketua prodi dan ketua dan sekretaris konsorsium. Rapat di laksanakan di ruang rapat fakultas, Kamis, 11 Juni 2026. Rapat tersebut dipimpin oleh Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah IAIN Curup, Dr. Fakhruddin, M.Pd.I, Dalam Dekan menegaskan bahwa konsorsium keilmuan memiliki peran penting dalam membangun fondasi akademik fakultas secara lebih terarah. Menurutnya, penguatan konsorsium tidak hanya berkaitan dengan penyusunan agenda akademik, tetapi juga menjadi dasar dalam peningkatan mutu pembelajaran, penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat. “Rapat konsorsium keilmuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat arah pengembangan fakultas. Setiap bidang keilmuan perlu memiliki peta jalan yang jelas, relevan, dan mampu menjawab tantangan akademik maupun kebutuhan masyarakat,” ujar Dr. Fakhruddin. Sementara itu, Wakil Dekan I, Dr. Robby Aditya Putra, menyampaikan bahwa konsorsium keilmuan diharapkan dapat menjadi instrumen akademik dalam menjaga mutu kurikulum dan memastikan keterkaitan antara visi keilmuan, capaian pembelajaran, riset dan pengabdian, serta pengembangan kompetensi mahasiswa. “Penguatan akademik harus dilakukan secara sistematis. Melalui konsorsium keilmuan, kita dapat memastikan bahwa proses pembelajaran, penelitian, dan pengabdian berjalan selaras dengan karakter keilmuan fakultas serta standar mutu pendidikan tinggi,” jelas Dr. Robby. Beberapa agenda yang dI bahas dalam rapat ini meliputi pemetaan bidang keilmuan dosen, penguatan kurikulum berbasis visi keilmuan, pemetaan Rencana Pemebelajaran Semester (RPS), pengembangan roadmap penelitian dan pengabdian, peningkatan publikasi ilmiah, serta kolaborasi akademik lintas program studi. Forum ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap kebutuhan pengembangan keilmuan yang lebih adaptif, integratif, dan berkelanjutan. Melalui rapat konsorsium ini, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah IAIN Curup menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan kontribusi keilmuan. Fakultas diharapkan mampu melahirkan gagasan, riset, dan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, etika keislaman, serta kapasitas untuk berperan di tengah masyarakat.
Sertijab FUAD IAIN Curup,Dekan mengajak seluruh pejabat baru dilantik untuk bekerja secara maksimal dan penuh tanggung jawab
FUAD IAIN Curup,-Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup menggelar acara serah terima jabatan (sertijab) pada Senin (9/6), di ruang rapat FUAD lantai satu. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FUAD, Wakil Dekan I dan II, Kepala Bagian Tata Usaha, para Ketua Program Studi, serta sejumlah staf di lingkungan FUAD.Pelaksanaan sertijab ini merupakan langkah awal dalam pergantian estafet kepemimpinan yang telah disahkan oleh Rektor IAIN Curup melalui pelantikan pejabat pada Kamis, 4 Juni 2026.Dalam sambutannya sekaligus membuka acara, Dekan FUAD, Dr. Fakhrudin, S.Ag. M.Pd.I, menyampaikan bahwa pergantian jabatan diharapkan dapat membawa kemajuan dan perubahan bagi fakultas.Menurutnya, "Perubahan kepemimpinan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan kinerja agar FUAD IAIN Curup semakin unggul, maju, dan terdepan". katanya.Selain itu, Dr. Fakhrudin juga menekankan pentingnya meningkatkan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun 2026, khususnya pada beberapa program studi di FUAD masih perlu ditingkatkan peminatnya. Ia meminta seluruh pihak terkait untuk lebih gencar melakukan sosialisasi guna menarik minat calon mahasiswa.Lebih lanjut, Dekan FUAD berpesan kepada para ketua program studi agar segera mempersiapkan berbagai dokumen yang diperlukan untuk proses akreditasi, terutama Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IAT) yang ditargetkan meraih predikat unggul.Menutup sambutannya, Dr. Fakhrudin mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk bekerja secara maksimal dan penuh tanggung jawab. Ia juga menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada para pejabat sebelumnya yang telah mengabdi dan memberikan kontribusi bagi kemajuan FUAD selama masa jabatannya.Adapun nama-nama penjabat yang di Lantik di antaranya:Dr.Roby Aditya Putra M.A sebagai wakil dekan I FUADRoni Rodin M.Hum Sebagai wakil dekan IIKepala prodi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) Bapak Dr.Addahri Hafidz Awalawi.M.Pd,KonsKepala Prodi Komunikasi penyiaran Islam (KPI) Ibu Meysarah,B.A.,M.Sos Your Attractive Heading Ucapan trimakasih kepada pejabat yang sudah mengabdi dan menunaikan tugas di FUAD IAIN Curup, Semoga sukses kepada para pejabat yang telah di tetapkan oleh rektor IAIN Curup:1. Dr.M. Taqiyuddin,S,Ag.M.Pd.I Sebagi Wakil Dekan II FUAD Periode Sebelumnya2. Dr.Roby Aditya Putra M.A sebagai kaprodi KPI3. Bapak Anrial,MA Sebagai Kaprodi BPI4. Bapak Aprizal,MA Sebagai Gugus Kendali Mutu (GKM) FUAD IAIN Curup
Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Curup Gelar Yudisium Angkatan ke-8, 26 Mahasiswa Resmi Lulus
Curup — Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup menggelar Yudisium Angkatan ke-8 pada Rabu, 22 April 2026, bertepatan dengan 04 Dzulqaidah 1447 H. Kegiatan ini berlangsung di Aula Harun A. Rasyid, Gedung Perpustakaan IAIN Curup, mulai pukul 08.00 WIB. Yudisium tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, di antaranya Dekan FSEI, Wakil Dekan I dan II, Kepala Bagian Tata Usaha FSEI, para Ketua Program Studi, serta dosen di lingkungan FSEI. Sebanyak 26 mahasiswa dari empat program studi resmi mengikuti prosesi yudisium sebagai penanda kelulusan mereka. Adapun rincian peserta terdiri dari 14 mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara, 8 mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah, 3 mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah, dan 1 mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam. Dalam kesempatan tersebut, Kevin Saputra dari Program Studi Hukum Tata Negara dinobatkan sebagai peserta yudisium terbaik dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,84. Sementara itu, penghargaan skripsi terbaik diraih oleh Setiya Anisa Rahayu (Hukum Tata Negara), Adi Jaya Saputra (Ekonomi Syariah), dan Ecca Mustika (Perbankan Syariah). Acara yudisium secara resmi dibuka oleh Dekan FSEI, Dr. Ngadri, M.Ag. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa yudisium bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di dunia profesional. “Yudisium ini bukan titik akhir, tetapi titik awal bagi saudara sekalian untuk berkiprah di tengah masyarakat dengan membawa nilai-nilai keilmuan dan integritas,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Panitia Yudisium, Ranaswijaya, M.E., menyampaikan bahwa yudisium merupakan momentum sakral karena menjadi prosesi resmi penyematan gelar akademik sebelum wisuda. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. “Yudisium ini merupakan momentum yang sakral, karena menjadi penanda resmi penyematan gelar akademik bagi para mahasiswa sebelum melangkah ke prosesi wisuda. Kami berharap para lulusan dapat menjaga integritas dan membawa nama baik almamater di tengah masyarakat. Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak, baik pimpinan fakultas, panitia, dosen, maupun semua yang telah berkontribusi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar,” ungkap Ranaswijaya. Prosesi dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) yudisium oleh Kepala Bagian Tata Usaha FSEI, Mansyahri, M.H.I., yang secara resmi menetapkan kelulusan para mahasiswa. Dengan terselenggaranya yudisium ini, para lulusan FSEI IAIN Curup diharapkan mampu menjadi alumni yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Editor: Ibnu Akbar Maliki
KPID Bengkulu Kunjungi FUAD IAIN Curup, Dorong Penguatan Radio Kampus dan Literasi Media
FUAD IAIN Curup,-Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Wilayah Bengkulu (KPID) melakukan kunjungan silaturahmi ke Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup. Kamis (23/04) Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Wakil Dekan II di Aula FUAD IAIN Curup. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua KPID Bengkulu beserta jajaran komisioner, alumni Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) yang juga berprofesi sebagai penyiar, Kaprodi KPI, serta Ketua Laboratorium FUAD IAIN Curup. Dalam sambutannya, Wakil Dekan II FUAD Dr. Taqiyuddin, M.Pd. I yang mewakili Dekan menyampaikan bahwa keberadaan radio kampus IAIN Curup saat ini masih dalam tahap proses pengembangan. Oleh karena itu, pihak fakultas sangat mengharapkan arahan dan dukungan dari KPID Bengkulu guna mendorong kemajuan radio tersebut. Ia menegaskan bahwa radio kampus memiliki peran penting, terutama karena berkaitan langsung dengan Program Studi KPI, serta menjadi sarana syiar dan promosi kampus. Selanjutnya, Ketua KPID Bengkulu, Tedi Cahyono, menyampaikan bahwa KPID memiliki fungsi pengawasan sekaligus mendorong literasi media di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya peran media dalam menyajikan konten yang sehat serta menghindari penyebaran konten negatif. Tedi juga menyampaikan harapan agar terjalin kerja sama antara FUAD IAIN Curup dan KPID Bengkulu, salah satunya melalui program magang mahasiswa. Selain itu, pihak KPID membuka ruang dialog dengan pengelola radio kampus terkait harapan dan pengembangan radio ke depan agar dapat bersinergi secara berkelanjutan. Sementara itu, Dede Sihabudin dalam sambutannya menginformasikan bahwa radio kampus saat ini belum dapat beroperasi secara optimal karena masih menghadapi beberapa kendala teknis dan administratif. Kegiatan silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara KPID Bengkulu dan IAIN Curup, khususnya dalam pengembangan media penyiaran kampus yang edukatif, informatif, dan berkualitas.
Yudisium Sarjana Angkatan VIII FUAD IAIN Curup, 43 Mahasiswa Resmi Menyandang Gelar Sarjana
FUAD IAIN Curup,– Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup kembali menorehkan prestasi akademik melalui pelaksanaan Yudisium Sarjana Angkatan VIII yang digelar di Aula Harun Ar-Rasyid pada Senin, (20/4/2026). Sebanyak 43 mahasiswa resmi dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar sarjana setelah menyelesaikan seluruh rangkaian studi. Hadir Pada kesempatan Tersebut, Dekan, Wakil Dekan I,II, Dosen, Tenaga Pendidik, Tamu Undangan. Peserta yudisium berasal dari empat program studi, yakni Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII) sebanyak 15 mahasiswa, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) sebanyak 11 mahasiswa, Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) sebanyak 3 mahasiswa, serta Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) sebanyak 14 mahasiswa. Prosesi yudisium berlangsung khidmat, diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Wakil Dekan I FUAD IAIN Curup, Rhoni Rodin, M. Hum. yang secara resmi menetapkan para mahasiswa sebagai lulusan sarjana. Momen ini menjadi titik akhir perjalanan akademik sekaligus awal langkah baru bagi para lulusan. Dalam sambutannya, Dekan FUAD IAIN Curup Dr. Fakhruddin, M,Pd.I menyampaikan pesan moral kepada para lulusan agar senantiasa menjaga sopan santun, menjunjung tinggi nilai-nilai kedermawanan, serta mempertahankan integritas dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menekankan bahwa kedisiplinan merupakan kunci utama dalam meraih kesuksesan di masa depan. “Di tengah pesatnya perkembangan zaman, kita dituntut untuk mampu beradaptasi dan berakselerasi. Jika tidak, maka kita hanya akan menjadi penonton,” ujarnya. Di akhir sambutan, ia memotivasi para lulusan untuk terus berjuang meraih cita-cita dengan penuh semangat dan optimisme. Selain prosesi yudisium, kegiatan ini juga menjadi ajang apresiasi bagi mahasiswa dan dosen berprestasi. Penghargaan Skripsi Terbaik diberikan kepada: Program Studi KPI: Kharisma Nur Azizah dengan judul Fenomena Fear Of Missing Out (FOMO) dalam Persepsi Gen Z terhadap Standar Kecantikan Iklan, Program Studi IAT: M. Thoriq Abrar dengan judul Fenomena Childfree dalam Perspektif Al-Qur’an (Studi Tematik Ayat-Ayat tentang Anak sebagai Perhiasan), Program Studi BPI: Muhammad Rafhel Fadel dengan judul Peran Perangkat Agama dalam Menerapkan Nilai-nilai Keislaman pada Remaja Masjid Riyadussolihin di Kelurahan Sukaraja, Program Studi IPII: Nadia Ramadani dengan judul Analisis Bibliometrik Tren Topik Penelitian Skripsi Mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam IAIN Curup melalui VOSviewer. Sementara itu, penghargaan Dosen Terbaik diberikan kepada: Dosen Teladan: Marleni, S.Pd.I., M.Hum. dan Rhoni Rodin, S.Pd.I., M.Hum. Dosen Terdisiplin: Afrizal, M.Pd. dan Arial, MA., Dosen Inspiratif: Pajrun Kamil, M.Kom.I dan Dr. Robby Aditya Putra, MA Tak hanya itu, beberapa lulusan juga berhasil meraih predikat pujian (cumlaude) dengan capaian akademik yang membanggakan, di antaranya Nanda Dahlian Febrianti (KPI) dengan IPK 3,95, M. Thoriq Abrar (IAT) dengan IPK 3,99, Herda Tiara Utami (BPI) dengan IPK 3,90, serta Nadia Ramadani (IPII) dengan IPK sempurna 4,00. Suasana haru dan bahagia menyelimuti seluruh rangkaian acara. Yudisium ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan akademik, tetapi juga awal dari perjalanan pengabdian para lulusan di tengah masyarakat dengan bekal ilmu dan nilai-nilai keislaman yang telah diperoleh.