Indeks Berita
Kumpulan berita, informasi, dan pengumuman terbaru.
Orientasi dan Pelantikan KPI TV: Cetak Generasi Kreatif dan Kompeten di Era Digital
Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup menggelar kegiatan Orientasi dan Pelantikan KPI TV, media kreatif mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), pada 17–18 Oktober 2025 di RBB FUAD IAIN Curup. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa KPI dari berbagai angkatan yang siap bergabung dalam tim produksi, redaksi, dan kreatif KPI TV. Acara dibuka secara resmi oleh Dekan FUAD IAIN Curup, Dr. Fakhruddin, M.Pd.I, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran mahasiswa KPI sebagai agen komunikasi yang cerdas, kreatif, dan beretika di tengah derasnya arus informasi digital.“KPI TV saya harapkan sebagai ruang aktualisasi diri untuk belajar tanggung jawab, profesionalitas, dan etika penyiaran. Mahasiswa KPI harus mampu menjadi komunikator yang membawa nilai-nilai Islam dalam setiap karya nya,” ujar nya Sementara itu, Ketua Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Dr. Robby Aditya Putra, M.A dalam sambutannya menambahkan bahwa kegiatan orientasi ini merupakan langkah awal untuk membangun sinergi dan semangat kolaborasi di antara anggota baru KPI TV. “KPI TV menjadi sarana untuk memfasilitasi mahasiswa KPI agar memiliki modal intelektual, agar memiliki kompetensi yang melahirkan konten edukatif, inspiratif, dan inovatif sesuai standar media nasional,” ungkap Ketua Prodi KPI. Sophie Virginia Ketua KPI TV mengatakan di akhir kegiatan, dilaksanakan pelantikan pengurus baru KPI TV periode 2025–2026, sebagai bentuk regenerasi dan komitmen dalam mengembangkan KPI TV yang berorientasi pada edukasi dan dakwah kreatif. “Kami berharap ini mampu memperkuat eksistensi KPI TV sebagai wadah pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang komunikasi, penyiaran, dan dakwah digital, sejalan dengan visi Prodi KPI dan FUAD IAIN Curup dalam melahirkan lulusan yang unggul, moderat, dan berdaya saing global,” kata Sophie.
BPI FUAD IAIN Curup dan Universitas Mawardi India Bahas Peluang Kolaborasi Internasional
Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup terus memperluas jejaring akademik internasional. Upaya tersebut diwujudkan melalui pertemuan daring melalui platform Zoom bersama Universitas Mawardi, India, guna menjajaki berbagai peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi pengembangan institusi, dosen, dan mahasiswa.Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan produktif tersebut dipimpin oleh Ketua Program Studi BPI FUAD IAIN Curup, Dr. Addahri Hafidz Awiawi, M.Pd., Kons. Ia didampingi Dekan FUAD IAIN Curup, Dr. Fakhruddin, M.Pd.I., Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Eka Apriani, M.Pd., serta Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Sagiman, M.Kom.Dalam pertemuan tersebut, kedua institusi mendiskusikan sejumlah peluang kolaborasi, di antaranya penyelenggaraan seminar dan konferensi internasional, guest lecture, penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta pengembangan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan kedua perguruan tinggi.Ketua Prodi BPI, Dr. Addahri Hafidz Awiawi, menyampaikan bahwa penjajakan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat internasionalisasi Program Studi BPI."Kami berharap penjajakan ini menjadi awal dari kemitraan yang berkelanjutan. Yang kami bangun bukan sekadar kerja sama administratif, tetapi kolaborasi akademik yang memberikan manfaat nyata bagi dosen, mahasiswa, dan kedua institusi," ujarnya.Dekan FUAD IAIN Curup, Dr. Fakhruddin, M.Pd.I., menegaskan bahwa penguatan jejaring internasional menjadi bagian penting dari strategi pengembangan fakultas dalam meningkatkan mutu pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat."Kolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri merupakan langkah strategis untuk memperluas wawasan akademik sekaligus meningkatkan daya saing lulusan. Kami menyambut baik penjajakan ini dan berharap dapat segera diwujudkan dalam berbagai program bersama," katanya.Sementara itu, Wakil Rektor I, Dr. Eka Apriani, M.Pd., menyampaikan bahwa IAIN Curup terus mendorong setiap program studi untuk memperluas jejaring global sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas akademik dan reputasi institusi di tingkat internasional.Senada dengan itu, Wakil Rektor III, Dr. Sagiman, M.Kom., menilai bahwa kerja sama internasional akan membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa untuk mengikuti berbagai kegiatan akademik lintas negara, sehingga mampu meningkatkan kompetensi sekaligus memperluas pengalaman global mereka.Pertemuan melalui Zoom tersebut diakhiri dengan komitmen kedua belah pihak untuk menindaklanjuti hasil diskusi melalui penyusunan rencana kerja sama yang lebih konkret. Diharapkan, penjajakan ini menjadi langkah awal lahirnya berbagai program kolaboratif yang berdampak positif bagi pengembangan pendidikan tinggi dan penguatan jejaring internasional BPI FUAD IAIN Curup.
FUAD IAIN Curup Perkuat Publikasi Digital melalui Sosialisasi Pengelolaan Website
FUAD IAIN Curup,-Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup menggelar Sosialisasi Pengelolaan Website Fakultas pada Kamis (9/7/2026) di Ruang Rapat Fakultas. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–11.00 WIB ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem publikasi digital, meningkatkan layanan informasi, serta membangun citra positif fakultas di tingkat nasional maupun internasional.Sosialisasi dihadiri oleh Dekan FUAD, Wakil Dekan I, Wakil Dekan II, Ketua Tim Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD) beserta tim, para Ketua Program Studi di lingkungan FUAD, Admin Website Fakultas, Admin Website Program Studi, serta dosen dan tenaga kependidikan yang terlibat dalam pengelolaan informasi dan publikasi.Dalam arahannya, Dekan FUAD menegaskan bahwa website merupakan wajah digital fakultas sekaligus jendela utama bagi masyarakat untuk mengenal kualitas, aktivitas, dan berbagai capaian yang dimiliki oleh fakultas maupun program studi.Menurutnya, di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan semakin ketatnya persaingan antarperguruan tinggi, setiap program studi dituntut untuk meningkatkan kualitas publikasi digital melalui penyajian informasi yang lengkap, akurat, dan menarik."Website adalah jendela yang memperlihatkan keberadaan dan kualitas institusi kepada masyarakat. Karena itu, kita harus terus memperbaiki kinerja, meningkatkan kreativitas, dan menghadirkan informasi yang menarik. Ke depan, website tidak hanya menjadi media informasi lokal, tetapi juga harus mampu menjangkau masyarakat nasional bahkan internasional. Oleh sebab itu, kita perlu mulai mengembangkan konten dalam bahasa Indonesia, bahasa Inggris, maupun bahasa Arab agar daya saing fakultas semakin meningkat," ujar Dekan FUAD.Ia juga mengajak seluruh pengelola website untuk terus berinovasi dalam menyajikan informasi sehingga website dapat menjadi media promosi yang efektif bagi fakultas dan seluruh program studi.Pada kesempatan yang sama, Ketua TIPD menjelaskan berbagai aspek teknis pengelolaan website, mulai dari standar penyusunan konten, mekanisme publikasi berita, pengelolaan dokumentasi kegiatan, hingga optimalisasi tampilan website agar lebih menarik dan mudah diakses oleh masyarakat.Menurutnya, pengelolaan website tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga kreativitas dalam menyampaikan informasi agar publik memperoleh pengalaman yang baik ketika mengakses website institusi."Website harus mampu menyajikan informasi yang menarik, informatif, dan mudah dipahami masyarakat. Karena itu, pengelola website perlu terus meningkatkan kompetensi serta berinovasi dalam membuat konten. Ke depan, kami akan menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan secara rutin bagi seluruh admin website agar kemampuan dalam menulis berita, mengelola dokumentasi, serta mendesain tampilan website semakin baik," jelas Ketua TIPD.Dalam sesi sosialisasi, peserta memperoleh pemahaman mengenai penggunaan dan pengelolaan website sebagai media informasi, publikasi, serta penguatan citra Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah. Selain itu, disampaikan pula standar konten website pada tingkat fakultas dan program studi, pembagian tugas admin website di setiap program studi dan laboratorium, pentingnya pembaruan informasi secara berkala, serta mekanisme publikasi berita, pengumuman, dan dokumentasi kegiatan akademik maupun nonakademik.Dari hasil pembahasan, forum menyepakati beberapa keputusan penting. Setiap program studi diwajibkan memiliki admin website yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan konten. Website ditetapkan sebagai media publikasi resmi seluruh kegiatan fakultas dan program studi. Seluruh konten yang dipublikasikan harus memenuhi standar penulisan serta kualitas informasi yang telah ditetapkan, sementara monitoring pengelolaannya akan dilakukan secara berkala oleh Tim Pengelola Website FUAD.Sebagai tindak lanjut, Ketua Program Studi bersama Admin Website diminta melengkapi seluruh informasi dasar program studi paling lambat 13 Juli 2026. Informasi tersebut meliputi profil program studi, visi, misi, tujuan dan strategi, struktur organisasi, profil dosen dan tenaga kependidikan, kurikulum terbaru, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), fasilitas dan laboratorium, serta prestasi dosen maupun mahasiswa.Selain itu, setiap program studi diwajibkan memastikan seluruh informasi pada website selalu mutakhir sesuai dengan kondisi terkini. Program studi juga diminta mengunggah minimal satu berita setiap minggu yang memuat kegiatan akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kerja sama, prestasi, maupun kegiatan kemahasiswaan, baik pada website maupun media sosial resmi. Setiap berita harus dilengkapi dokumentasi foto yang berkualitas dan mengikuti kaidah penulisan jurnalistik.Admin website juga bertanggung jawab melakukan pembaruan agenda, pengumuman, serta informasi penting secara berkala. Evaluasi pengelolaan website akan dilaksanakan setiap bulan guna menilai kelengkapan informasi, konsistensi publikasi, serta kualitas konten. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar pembinaan dan peningkatan kualitas pengelolaan website pada masing-masing program studi.Melalui kegiatan ini, FUAD IAIN Curup menegaskan komitmennya untuk membangun sistem publikasi digital yang profesional, adaptif, dan berkelanjutan. Dengan sinergi antara pimpinan, TIPD, program studi, dan seluruh admin website, diharapkan website FUAD mampu menjadi media informasi yang terpercaya, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus memperkuat reputasi IAIN Curup di tingkat nasional maupun internasional.
PMB-MANDIRI Sudah dibuka
📢PMB MANDIRI GELOMBANG 2 DIMULAI📢📚✨ YUK, GABUNG IPII! ✨📚 Saatnya menjadi bagian dari keluarga besarProgram Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII)IAIN Curup 💙 Dengan predikat AKREDITASI UNGGUL, IPII hadir untuk mencetak generasi yang siap menghadapi perkembangan zaman melalui ilmu perpustakaan, informasi, teknologi, dan pengelolaan pengetahuan.Di IPII kamu akan belajar menjadi pribadi yang: ✨ Kreatif dalam mengelola informasi✨ Profesional di bidang perpustakaan dan informasi✨ Siap bersaing di dunia kerja✨ Berkontribusi untuk masyarakat dan peradaban📖 Karena di IPII, informasi dikelola, ilmu dimaknai, peradaban dibangun.Jangan lewatkan kesempatanmu! 💙 Bergabunglah bersama IPII, wujudkan mimpi dan raih masa depan gemilang!#YukGabungIPII #IPIIJaya #IPIIUnggul #IlmuPerpustakaanDanInformasiIslam #IAINCurup PMBIAINCurup‎ Jangan lupa pantau terus Akun Sosial Media Himapus IAIN curup‎Instagram : @himapus_iaincurup‎Facebook : Himapus Iain Curup‎Tiktok : @hmpsipiirl_official‎G-Mail : himapuscurup@gmail.com https://www.instagram.com/p/DaP_UHiyGab/?igsh=MW04M3diNWpkMTdwdw==
Dua Mahasiswa KPI IAIN Curup Tunjukkan Eksistensi di Kongres Nasional FORKOMNAS KPI VIII Palembang, Siap Bawa Semangat Baru untuk Kampus
FUAD IAIN Curup – Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup kembali menorehkan kiprah di tingkat nasional. Dua mahasiswa KPI, Ahmad Roby Efendi (NIM 24521010) dan Kristanti Putri (NIM 24521003), dipercaya menjadi delegasi dalam Kongres Nasional Forum Komunikasi Nasional (FORKOMNAS) KPI VIII yang berlangsung di Palembang pada 25–28 Juni 2026. Keikutsertaan kedua mahasiswa tersebut menjadi bukti nyata komitmen Program Studi KPI IAIN Curup dalam mendorong mahasiswanya untuk aktif berkontribusi di forum nasional, memperluas jejaring akademik, serta memperkuat kolaborasi dengan mahasiswa KPI dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Kongres Nasional FORKOMNAS KPI VIII merupakan agenda strategis yang mempertemukan mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam se-Nusantara untuk berdiskusi, bertukar gagasan, memperkuat solidaritas organisasi, serta merumuskan arah gerak FORKOMNAS KPI melalui sidang-sidang pleno dan pemilihan Koordinator Pusat yang akan memimpin organisasi ke depan. Kepala Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Curup, Meysarah, B.A., M.Sos., menyampaikan apresiasi sekaligus harapannya kepada kedua delegasi agar mampu memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal. "Saya selaku Ketua Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) berharap kedua mahasiswa yang mengikuti kegiatan FORKOMNAS KPI di Palembang dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk menambah wawasan, memperluas jejaring, serta bertukar pengalaman dengan mahasiswa KPI dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia," ujarnya, Kamis (2/07) Lebih lanjut, Meysarah berharap ilmu, pengalaman, serta relasi yang diperoleh selama mengikuti kongres dapat menjadi modal penting bagi kemajuan Program Studi KPI IAIN Curup. "Sepulang dari FORKOMNAS di Palembang, diharapkan ilmu, pengalaman, dan relasi yang diperoleh dapat dibagikan kepada teman-teman mahasiswa serta menjadi inspirasi untuk menghadirkan inovasi dan berkontribusi dalam pengembangan Program Studi KPI IAIN Curup agar semakin maju dan dikenal di tingkat nasional," katanya. Sementara itu, salah satu delegasi, Ahmad Roby Efendi, mengungkapkan bahwa Kongres Nasional FORKOMNAS KPI bukan hanya menjadi forum organisasi, tetapi juga wadah untuk mempererat silaturahmi serta menyusun arah masa depan mahasiswa KPI di Indonesia. "Harapannya dengan diadakannya kongres ini bisa menjadi tempat menyambung silaturahmi antar mahasiswa KPI se-Nusantara. Dalam kongres ini juga berlangsung sidang pleno pemilihan Koordinator Pusat yang harapannya dapat menentukan arah gerak FORKOMNAS KPI ke depannya," ungkap Ahmad Roby. Ia juga berharap keikutsertaan delegasi KPI IAIN Curup mampu membawa dampak positif bagi seluruh mahasiswa di lingkungan kampus. "Sepulang dari kongres, mahasiswa KPI IAIN Curup mampu membawa semangat baru untuk terus berkarya, meningkatkan kualitas akademik, aktif dalam organisasi, serta menjadikan setiap ilmu, relasi, dan pengalaman yang diperoleh sebagai bekal untuk menciptakan perubahan positif," tambahnya. Menurutnya, delegasi KPI IAIN Curup tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga harus menjadi agen perubahan yang mampu menginspirasi, memperkuat kolaborasi, serta mengharumkan nama IAIN Curup di tingkat regional maupun nasional. Di tengah pesatnya perkembangan media digital, mahasiswa KPI dituntut terus mengasah kemampuan komunikasi, berpikir kritis, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dalam setiap karya dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan semangat tersebut, keikutsertaan Ahmad Roby Efendi dan Kristanti Putri di Kongres Nasional FORKOMNAS KPI VIII diharapkan menjadi langkah awal lahirnya berbagai inovasi dan kolaborasi yang mampu membawa Program Studi KPI IAIN Curup semakin dikenal di tingkat nasional. "Pulanglah membawa lebih dari sekadar sertifikat; bawalah gagasan, semangat kolaborasi, dan komitmen untuk menjadikan KPI IAIN Curup semakin berdaya, berkualitas, dan berkontribusi bagi Indonesia."