Indeks Berita
Kumpulan berita, informasi, dan pengumuman terbaru.
Ayo Kuliah di Prodi IAT IAIN Curup
🎓✨ Halloo Sanak Saudara IAIN Curup! ✨🎓Masih bingung mau kuliah di mana? Yuk, bergabung bersama IAIN Curup!💰 UKT/SPP sangat terjangkau, mulai dari Rp400.000 per semester dan tertinggi hanya sekitar Rp2.400.000 per semester.Selain itu, tersedia berbagai program beasiswa untuk mendukung pendidikanmu, antara lain:✅ Beasiswa KIP Kuliah✅ Beasiswa Baznas✅ Beasiswa Bank Indonesia✅ Beasiswa BRI✅ Dan berbagai beasiswa lainnya🏫 Didukung dengan fasilitas kampus yang terus berkembang, lingkungan akademik yang nyaman, dosen yang kompeten, serta beragam kegiatan mahasiswa untuk mengembangkan potensi dan prestasi.⏳ Pendaftaran PMB Jalur Mandiri Gelombang 1 tinggal beberapa hari lagi!Jangan tunda lagi, wujudkan cita-citamu bersama IAIN Curup. Ayo daftar sekarang dan jadilah bagian dari generasi unggul yang berakhlak, berprestasi, dan siap menghadapi masa depan! 🌟📌 Informasi dan pendaftaran:spmb.iaincurup.ac.id#PMBIAINCurup2026 #KuliahDiIAINCurup #UKTMurahBerkualitas #BanyakBeasiswa #IAINCurupMenujuUIN
80 Mahasiswa FUAD IAIN Curup Siap Mengabdi, KKN 2026
FUAD IAIN Curup– Sebanyak 80 mahasiswa Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup resmi mengikuti pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan VII Tahun 2026 yang digelar Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup di Lapangan Masjid Kampus, Kamis (16/7). Mereka menjadi bagian dari 889 mahasiswa yang terbagi dalam 81 kelompok untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di berbagai desa di Kabupaten Rejang Lebong selama 45 hari, terhitung sejak 17 Juli hingga 30 Agustus 2026.Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Kabupaten Rejang Lebong, Taman, S.P., M.Si., Wakil Rektor III IAIN Curup Dr. Sagiman, M.Kom. yang mewakili Rektor IAIN Curup, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat, para dosen pembimbing lapangan, serta sivitas akademika IAIN Curup.Dalam sambutannya, Wakil Rektor III IAIN Curup, Dr. Sagiman, M.Kom., menegaskan bahwa KKN merupakan sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus mengembangkan kemampuan sosial melalui interaksi langsung dengan masyarakat."Kami berharap para dosen pembimbing dapat melaksanakan tugas pembimbingan dengan baik. KKN ini bukan hanya menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Ke depan, kualitas pelaksanaan KKN akan terus ditingkatkan sehingga memberikan dampak yang lebih luas," ujarnya.Sementara itu, mewakili (Plt.) Bupati Rejang Lebong, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Taman, S.P., M.Si. secara resmi menerima sekaligus melepas mahasiswa KKN Angkatan VII Tahun 2026. Ia mengajak seluruh peserta untuk menghadirkan program-program inovatif yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat desa.Menurutnya, masih banyak potensi desa yang dapat dikembangkan melalui ide, kreativitas, dan inovasi mahasiswa. Oleh karena itu, mahasiswa diminta membangun komunikasi dan sinergi yang baik dengan pemerintah desa, kecamatan, maupun masyarakat agar seluruh program kerja dapat terlaksana secara optimal dan memberikan manfaat berkelanjutan.Prosesi pelepasan ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima mahasiswa KKN antara Wakil Rektor III IAIN Curup dan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Kabupaten Rejang Lebong, sebagai simbol dimulainya pelaksanaan KKN Angkatan VII Tahun 2026.Dalam wawancara terpisah, Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup, Dr. Fakhruddin, M.Pd.I., memberikan pesan khusus kepada 80 mahasiswa FUAD yang akan menjalankan pengabdian di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa KKN merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat."KKN merupakan dharma pengabdian mahasiswa yang hakikatnya adalah anak-anak masyarakat. Karena itu, KKN harus benar-benar menyentuh akar persoalan yang ada di masyarakat, bagaimana memberdayakan masyarakat untuk menemukan dan mencari solusi terhadap sumber-sumber masalah tersebut," tegasnya.Lebih lanjut, ia mengingatkan agar mahasiswa tidak hanya menjalankan kegiatan yang bersifat seremonial atau populer, tetapi minim dampak."KKN tidak boleh hanya menampilkan program yang populis tetapi tidak substansial. KKN harus menjadi bagian dari kerja-kerja intelektual mahasiswa yang mungkin tidak selalu terlihat gebyar, namun memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tambahnya.Menutup pesannya, Dr. Fakhruddin mengajak seluruh mahasiswa menjaga nama baik almamater dan menunjukkan identitas sebagai mahasiswa Islam yang mampu menjadi teladan di tengah masyarakat."Selamat ber-KKN untuk seluruh mahasiswa IAIN Curup. Tunjukkan jati dirimu sebagai mahasiswa yang beridentitaskan Islam, berakhlak mulia, serta mampu menghadirkan manfaat dan solusi bagi masyarakat," pesannya.Usai prosesi pelepasan, perwakilan mahasiswa KKN, Andreza Saputra dari Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah, menyampaikan optimisme dan kesiapan seluruh peserta dalam menjalankan pengabdian.Ia mengungkapkan bahwa pelaksanaan KKN tahun ini dinilai lebih terorganisasi dengan adanya kepanitiaan yang mendukung seluruh rangkaian kegiatan sehingga mahasiswa dapat lebih fokus menyusun dan melaksanakan program kerja di lokasi pengabdian."Kami siap mengabdi kepada masyarakat. Harapan kami, masyarakat Rejang Lebong dapat menerima kehadiran mahasiswa dengan baik. Sebaliknya, kami juga berkomitmen menjaga sikap, menjunjung tinggi sopan santun, serta mampu berbaur dan menjadi bagian dari masyarakat selama menjalankan KKN," ungkap Andreza.Melalui KKN Angkatan VII Tahun 2026, IAIN Curup berharap seluruh mahasiswa, termasuk 80 mahasiswa FUAD, mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang dimiliki, membangun kolaborasi bersama masyarakat dan pemerintah desa, serta menghadirkan inovasi yang berdampak nyata dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Rejang Lebong.Dengan semangat "Belajar Bersama Masyarakat, Mengabdi dengan Ilmu, dan Berkarya untuk Negeri," KKN Angkatan VII Tahun 2026 diharapkan menjadi ruang lahirnya berbagai solusi, inovasi, dan pengabdian yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran IAIN Curup sebagai perguruan tinggi yang hadir untuk kemajuan umat dan bangsa.
80 Mahasiswa FUAD IAIN Curup Siap Mengabdi, KKN 2026 Jadi Momentum Hadirkan Solusi Nyata bagi Masyarakat
FUAD IAIN Curup– Sebanyak 80 mahasiswa Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup resmi mengikuti pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan VII Tahun 2026 yang digelar Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup di Lapangan Masjid Kampus, Kamis (16/7). Mereka menjadi bagian dari 889 mahasiswa yang terbagi dalam 81 kelompok untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di berbagai desa di Kabupaten Rejang Lebong selama 45 hari, terhitung sejak 17 Juli hingga 30 Agustus 2026.Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Kabupaten Rejang Lebong, Taman, S.P., M.Si., Wakil Rektor III IAIN Curup Dr. Sagiman, M.Kom. yang mewakili Rektor IAIN Curup, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat, para dosen pembimbing lapangan, serta sivitas akademika IAIN Curup.Dalam sambutannya, Wakil Rektor III IAIN Curup, Dr. Sagiman, M.Kom., menegaskan bahwa KKN merupakan sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus mengembangkan kemampuan sosial melalui interaksi langsung dengan masyarakat."Kami berharap para dosen pembimbing dapat melaksanakan tugas pembimbingan dengan baik. KKN ini bukan hanya menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Ke depan, kualitas pelaksanaan KKN akan terus ditingkatkan sehingga memberikan dampak yang lebih luas," ujarnya.Sementara itu, mewakili (Plt.) Bupati Rejang Lebong, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Taman, S.P., M.Si. secara resmi menerima sekaligus melepas mahasiswa KKN Angkatan VII Tahun 2026. Ia mengajak seluruh peserta untuk menghadirkan program-program inovatif yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat desa.Menurutnya, masih banyak potensi desa yang dapat dikembangkan melalui ide, kreativitas, dan inovasi mahasiswa. Oleh karena itu, mahasiswa diminta membangun komunikasi dan sinergi yang baik dengan pemerintah desa, kecamatan, maupun masyarakat agar seluruh program kerja dapat terlaksana secara optimal dan memberikan manfaat berkelanjutan.Prosesi pelepasan ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima mahasiswa KKN antara Wakil Rektor III IAIN Curup dan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Kabupaten Rejang Lebong, sebagai simbol dimulainya pelaksanaan KKN Angkatan VII Tahun 2026.Dalam wawancara terpisah, Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup, Dr. Fakhruddin, M.Pd.I., memberikan pesan khusus kepada 80 mahasiswa FUAD yang akan menjalankan pengabdian di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa KKN merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat."KKN merupakan dharma pengabdian mahasiswa yang hakikatnya adalah anak-anak masyarakat. Karena itu, KKN harus benar-benar menyentuh akar persoalan yang ada di masyarakat, bagaimana memberdayakan masyarakat untuk menemukan dan mencari solusi terhadap sumber-sumber masalah tersebut," tegasnya.Lebih lanjut, ia mengingatkan agar mahasiswa tidak hanya menjalankan kegiatan yang bersifat seremonial atau populer, tetapi minim dampak."KKN tidak boleh hanya menampilkan program yang populis tetapi tidak substansial. KKN harus menjadi bagian dari kerja-kerja intelektual mahasiswa yang mungkin tidak selalu terlihat gebyar, namun memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tambahnya.Menutup pesannya, Dr. Fakhruddin mengajak seluruh mahasiswa menjaga nama baik almamater dan menunjukkan identitas sebagai mahasiswa Islam yang mampu menjadi teladan di tengah masyarakat."Selamat ber-KKN untuk seluruh mahasiswa IAIN Curup. Tunjukkan jati dirimu sebagai mahasiswa yang beridentitaskan Islam, berakhlak mulia, serta mampu menghadirkan manfaat dan solusi bagi masyarakat," pesannya.Usai prosesi pelepasan, perwakilan mahasiswa KKN, Andreza Saputra dari Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah, menyampaikan optimisme dan kesiapan seluruh peserta dalam menjalankan pengabdian.Ia mengungkapkan bahwa pelaksanaan KKN tahun ini dinilai lebih terorganisasi dengan adanya kepanitiaan yang mendukung seluruh rangkaian kegiatan sehingga mahasiswa dapat lebih fokus menyusun dan melaksanakan program kerja di lokasi pengabdian."Kami siap mengabdi kepada masyarakat. Harapan kami, masyarakat Rejang Lebong dapat menerima kehadiran mahasiswa dengan baik. Sebaliknya, kami juga berkomitmen menjaga sikap, menjunjung tinggi sopan santun, serta mampu berbaur dan menjadi bagian dari masyarakat selama menjalankan KKN," ungkap Andreza.Melalui KKN Angkatan VII Tahun 2026, IAIN Curup berharap seluruh mahasiswa, termasuk 80 mahasiswa FUAD, mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang dimiliki, membangun kolaborasi bersama masyarakat dan pemerintah desa, serta menghadirkan inovasi yang berdampak nyata dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Rejang Lebong.Dengan semangat "Belajar Bersama Masyarakat, Mengabdi dengan Ilmu, dan Berkarya untuk Negeri," KKN Angkatan VII Tahun 2026 diharapkan menjadi ruang lahirnya berbagai solusi, inovasi, dan pengabdian yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran IAIN Curup sebagai perguruan tinggi yang hadir untuk kemajuan umat dan bangsa.
Mahasiswa BPI FUAD IAIN Curup Jalin Kolaborasi dengan SMA Negeri 2 Lebong melalui Program BPI Road to School
FUAD IAIN Curup,-Penyuluhan dan Bimbingan Islam (BPI) Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup terus memperkuat sinergi dengan lembaga pendidikan melalui program BPI Road to School. Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMA Negeri 2 Lebong, Sabtu (18/7), sebagai upaya membangun kolaborasi antara Program Studi BPI dengan sekolah-sekolah di Kabupaten Lebong.Kegiatan ini dihadiri oleh Guru Bimbingan dan Konseling (BK) SMA Negeri 2 Lebong beserta mahasiswa BPI yang menjadi pelaksana program. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa BPI memperkenalkan Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam sekaligus menyampaikan pentingnya kerja sama dalam bidang layanan bimbingan dan konseling di lingkungan sekolah.Salah satu mahasiswa BPI, Rima Maulina, menyampaikan ajakan kepada pihak sekolah untuk menjalin kolaborasi yang berkelanjutan. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah akan memberikan manfaat bagi peserta didik, terutama dalam penguatan layanan konseling, pengembangan karier, serta pendampingan studi lanjut bagi siswa.Dalam wawancara terpisah, Rima Maulina berharap kerja sama yang telah dibangun dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan."Kami berharap SMA Negeri 2 Lebong dapat menjadi mitra kolaborasi dalam penyelenggaraan layanan konseling, khususnya pada bidang konseling karier dan pendampingan studi lanjut bagi para siswa. Semoga kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi sekolah maupun mahasiswa BPI dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat," ujarnya.Melalui program BPI Road to School, Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam FUAD IAIN Curup berkomitmen untuk terus memperluas jaringan kemitraan dengan sekolah-sekolah di Kabupaten Lebong. Program ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi yang mampu meningkatkan kualitas layanan bimbingan dan konseling serta mempersiapkan peserta didik dalam merencanakan karier dan pendidikan lanjutan secara lebih terarah.
FUAD IAIN Curup Terima Enam Siswa Magang dari SMKN 5 Kepahiang
FUAD IAIN Curup– Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup secara resmi menerima enam siswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) dari SMKN 5 Kepahiang pada Rabu (15/7) Program magang ini akan berlangsung selama enam bulan sebagai bagian dari penguatan kompetensi siswa pada bidang Penyiaran dan Produksi Televisi.Kegiatan penerimaan berlangsung di lingkungan FUAD dan dihadiri oleh Wakil Dekan I FUAD, Kepala Laboratorium FUAD, para dosen di lingkungan FUAD, serta guru pendamping dari SMKN 5 Kepahiang.Dalam sambutannya, Dekan FUAD yang diwakili oleh Wadek I FUAD Dr. Robby Aditya Putra, M.A menyampaikan ucapan selamat datang kepada para siswa magang. Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menambah pengalaman, meningkatkan keterampilan, serta mengenal dunia kerja secara langsung di lingkungan perguruan tinggi."Selamat datang di FUAD IAIN Curup. Kami berharap selama enam bulan ke depan para siswa dapat belajar dengan sungguh-sungguh, mengembangkan kemampuan, serta memperoleh pengalaman yang bermanfaat sebagai bekal memasuki dunia kerja," ujarnya.Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pembagian lokasi penempatan magang. Para siswa akan ditempatkan di beberapa unit sesuai kebutuhan, yaitu Laboratorium FUAD, KPI TV, dan Kehumasan, sehingga mereka dapat memperoleh pengalaman praktik di berbagai bidang media dan komunikasi.Guru pendamping dari SMKN 5 Kepahiang, Kinanti Kartnita, S.Pd., mengucapkan terima kasih kepada FUAD IAIN Curup yang telah memberikan kesempatan kepada para siswa untuk melaksanakan praktik kerja lapangan.Ia berharap seluruh peserta magang dapat menjaga disiplin, etika, serta memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kompetensi di bidang penyiaran dan produksi televisi.Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Dete Kanggoro Dosen KPI, yang memberikan motivasi kepada para siswa agar aktif belajar, membangun komunikasi yang baik, serta mampu menunjukkan kreativitas selama menjalani program magang.Adapun enam siswa SMKN 5 Kepahiang Program Keahlian Penyiaran dan Produksi Televisi yang mengikuti program magang di FUAD IAIN Curup adalah1. Rani Permatasari2. Sherin Fitria3. Alfat Delvino Nurhairi4. Aryo Viki Prasetyo5. Ahmad Tegar6. TiansaMelalui program magang ini, diharapkan terjalin sinergi yang baik antara dunia pendidikan menengah kejuruan dengan perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia yang profesional, kreatif, dan siap menghadapi tantangan dunia industri, khususnya di bidang media, penyiaran, dan komunikasi.
FUAD IAIN Curup Bahas Evaluasi Kinerja, Penguatan Konsorsium, dan Persiapan Tahun Ajaran Baru 2026
FUAD IAIN Curup– Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup menggelar Rapat Konsorsium dalam rangka mempersiapkan Tahun Ajaran Baru 2026. Kegiatan berlangsung pada Selasa, 14 Juli 2026, pukul 14.00 WIB hingga selesai, bertempat di Ruang Rapat FUAD dan dipimpin langsung oleh Dekan FUAD, Dr. Fakhruddin, S.Ag., M.Pd.I.Rapat dihadiri oleh Wakil Dekan I dan II FUAD, Kasubbag Tata Usaha, Kepala Gugus Kendali Mutu (GKM), Kepala Laboratorium, para Ketua Program Studi di lingkungan FUAD, serta Ketua dan Sekretaris Konsorsium FUAD.Agenda rapat meliputi penyusunan skema laporan program studi dan laboratorium pada akhir semester, pembahasan program kerja Konsorsium dan Research Group Tahun 2026, serta persiapan menyambut Tahun Ajaran Baru 2026.Dalam sambutannya sekaligus Pembuka acara, Dekan FUAD Dr. Fakhruddin, S.Ag., M.Pd.I menegaskan pentingnya budaya evaluasi sebagai bagian dari peningkatan mutu akademik di lingkungan fakultas."Di penghujung tahun biasanya kita memiliki laporan kegiatan, namun belum diikuti dengan evaluasi yang komprehensif. Begitu juga dengan laporan kinerja, sehingga ke depan evaluasi harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap program yang telah dilaksanakan," ungkapnya.Dekan juga menekankan bahwa keberadaan konsorsium memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan akademik di FUAD."Salah satu supporting unit kita adalah konsorsium. Konsorsium harus menjadi wadah yang mampu memperkuat kolaborasi dosen, pengembangan keilmuan, penelitian, dan peningkatan kualitas program studi," jelasnya.Selain itu, Dekan FUAD mengingatkan bahwa lulusan perguruan tinggi tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja."Setiap mahasiswa harus memiliki skill. Kompetensi dan keterampilan menjadi bekal utama agar mampu bersaing dan memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat," tegas Dr. Fakhruddin.Sementara itu, Wakil Dekan II FUAD, Dr. Robby Aditya Putra,M.A dalam sambutannya turut memberikan penguatan mengenai pentingnya sinergi seluruh unit di lingkungan FUAD dalam mendukung pelaksanaan program kerja, peningkatan tata kelola fakultas, serta optimalisasi persiapan menghadapi Tahun Ajaran Baru 2026. Ia berharap seluruh program studi, laboratorium, dan konsorsium dapat bekerja sama secara efektif untuk meningkatkan kualitas layanan akademik dan capaian kinerja fakultas.Melalui rapat ini, FUAD IAIN Curup berkomitmen memperkuat koordinasi, meningkatkan budaya evaluasi, serta menyusun langkah-langkah strategis guna mendukung pelaksanaan tridharma perguruan tinggi dan mewujudkan tata kelola fakultas yang semakin berkualitas.