Indeks Berita
Kumpulan berita, informasi, dan pengumuman terbaru.
Yudisium Sarjana Angkatan VIII FUAD IAIN Curup, 43 Mahasiswa Resmi Menyandang Gelar Sarjana
FUAD IAIN Curup,– Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup kembali menorehkan prestasi akademik melalui pelaksanaan Yudisium Sarjana Angkatan VIII yang digelar di Aula Harun Ar-Rasyid pada Senin, (20/4/2026). Sebanyak 43 mahasiswa resmi dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar sarjana setelah menyelesaikan seluruh rangkaian studi. Hadir Pada kesempatan Tersebut, Dekan, Wakil Dekan I,II, Dosen, Tenaga Pendidik, Tamu Undangan. Peserta yudisium berasal dari empat program studi, yakni Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII) sebanyak 15 mahasiswa, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) sebanyak 11 mahasiswa, Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) sebanyak 3 mahasiswa, serta Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) sebanyak 14 mahasiswa. Prosesi yudisium berlangsung khidmat, diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Wakil Dekan I FUAD IAIN Curup, Rhoni Rodin, M. Hum. yang secara resmi menetapkan para mahasiswa sebagai lulusan sarjana. Momen ini menjadi titik akhir perjalanan akademik sekaligus awal langkah baru bagi para lulusan. Dalam sambutannya, Dekan FUAD IAIN Curup Dr. Fakhruddin, M,Pd.I menyampaikan pesan moral kepada para lulusan agar senantiasa menjaga sopan santun, menjunjung tinggi nilai-nilai kedermawanan, serta mempertahankan integritas dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menekankan bahwa kedisiplinan merupakan kunci utama dalam meraih kesuksesan di masa depan. “Di tengah pesatnya perkembangan zaman, kita dituntut untuk mampu beradaptasi dan berakselerasi. Jika tidak, maka kita hanya akan menjadi penonton,” ujarnya. Di akhir sambutan, ia memotivasi para lulusan untuk terus berjuang meraih cita-cita dengan penuh semangat dan optimisme. Selain prosesi yudisium, kegiatan ini juga menjadi ajang apresiasi bagi mahasiswa dan dosen berprestasi. Penghargaan Skripsi Terbaik diberikan kepada: Program Studi KPI: Kharisma Nur Azizah dengan judul Fenomena Fear Of Missing Out (FOMO) dalam Persepsi Gen Z terhadap Standar Kecantikan Iklan, Program Studi IAT: M. Thoriq Abrar dengan judul Fenomena Childfree dalam Perspektif Al-Qur’an (Studi Tematik Ayat-Ayat tentang Anak sebagai Perhiasan), Program Studi BPI: Muhammad Rafhel Fadel dengan judul Peran Perangkat Agama dalam Menerapkan Nilai-nilai Keislaman pada Remaja Masjid Riyadussolihin di Kelurahan Sukaraja, Program Studi IPII: Nadia Ramadani dengan judul Analisis Bibliometrik Tren Topik Penelitian Skripsi Mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam IAIN Curup melalui VOSviewer. Sementara itu, penghargaan Dosen Terbaik diberikan kepada: Dosen Teladan: Marleni, S.Pd.I., M.Hum. dan Rhoni Rodin, S.Pd.I., M.Hum. Dosen Terdisiplin: Afrizal, M.Pd. dan Arial, MA., Dosen Inspiratif: Pajrun Kamil, M.Kom.I dan Dr. Robby Aditya Putra, MA Tak hanya itu, beberapa lulusan juga berhasil meraih predikat pujian (cumlaude) dengan capaian akademik yang membanggakan, di antaranya Nanda Dahlian Febrianti (KPI) dengan IPK 3,95, M. Thoriq Abrar (IAT) dengan IPK 3,99, Herda Tiara Utami (BPI) dengan IPK 3,90, serta Nadia Ramadani (IPII) dengan IPK sempurna 4,00. Suasana haru dan bahagia menyelimuti seluruh rangkaian acara. Yudisium ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan akademik, tetapi juga awal dari perjalanan pengabdian para lulusan di tengah masyarakat dengan bekal ilmu dan nilai-nilai keislaman yang telah diperoleh.
Suasana Idul Fitri Masih Terasa, FUAD IAIN Curup Gelar Halal Bihalal Pererat Silaturahmi
FUAD IAIN Curup – Suasana Idul Fitri 1447 H masih terasa hangat di lingkungan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup. Hal ini terlihat dari digelarnya kegiatan Halal Bihalal yang dilaksanakan di Ruang Rapat FUAD Lantai 1, dengan dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan dilingkungan FUAD, Kepala Subbag Tata Usaha (Kassubag TU), para Ketua Program Studi, tenaga kependidikan, serta dosen di lingkungan FUAD, Senin (1/4). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan antar civitas akademika setelah menjalani ibadah di bulan suci Ramadan. Mengawali arahannya sekaligus membuka kegiatan, Dekan FUAD IAIN Curup, Dr. Fakhruddin, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan bahwa halal bihalal merupakan tradisi yang sarat makna, terutama dalam membangun kembali hubungan yang harmonis dan penuh kebersamaan di lingkungan kerja. Menurutnya, halal bihalal bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk saling memaafkan serta membersihkan hati agar kembali kepada keadaan yang fitrah setelah menjalani ibadah Ramadan. “Halal bihalal ini merupakan momen silaturahmi dan saling bermaaf-maafan. Melalui kegiatan ini kita berharap hati kita kembali fitrah, bersih dari segala kesalahan, sehingga kita dapat memulai kembali aktivitas dengan semangat baru dan kebersamaan yang lebih kuat,” ujar Fakhruddin. Ia juga menambahkan bahwa kebersamaan dan keharmonisan antar civitas akademika sangat penting dalam mendukung kemajuan fakultas. Dengan hubungan yang baik, koordinasi dan kerja sama dalam menjalankan berbagai program akademik maupun kelembagaan dapat berjalan lebih optimal. Lebih lanjut, Dekan FUAD mengajak seluruh jajaran dosen dan tenaga kependidikan untuk menjadikan momentum Idul Fitri sebagai awal yang baik dalam meningkatkan kinerja, dedikasi, serta komitmen dalam memajukan fakultas. “Semangat Idul Fitri harus kita jadikan sebagai energi baru untuk bekerja lebih baik, meningkatkan pelayanan kepada mahasiswa, serta memperkuat kontribusi kita dalam pengembangan fakultas dan institusi,” tambahnya. Acara halal bihalal tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Setelah penyampaian arahan dari pimpinan fakultas, kegiatan dilanjutkan dengan sesi saling bersalaman dan bermaaf-maafan antar pimpinan, dosen, serta tenaga kependidikan ditutup dengan Poto bersama. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan silaturahmi antar civitas akademika FUAD semakin erat, sehingga mampu menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, produktif, dan penuh semangat dalam mendukung kemajuan pendidikan di IAIN Curup.
Mahasiswa FUAD IAIN Curup Isi Kegiatan Ramadhan di Masjid An-Nur Hasyim Air Meles Atas
FUAD IAIN Curup, – Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri Curup kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan keagamaan selama bulan suci Ramadhan 1447 H. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid An-Nur Hasyim yang berada di Desa Air Meles Atas, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong. Sebanyak sekitar 30 mahasiswa FUAD dilibatkan untuk mengisi berbagai kegiatan Ramadhan di masjid tersebut selama satu bulan penuh. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara pengurus masjid dengan pihak fakultas dalam memakmurkan masjid sekaligus memberikan ruang praktik bagi mahasiswa. Sebelumnya, pihak pengurus Masjid An-Nur Hasyim melalui Wakil Dekan I FUAD mengajukan permohonan agar mahasiswa dari Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah dapat mengisi rangkaian kegiatan Ramadhan di masjid tersebut. Menindaklanjuti permintaan tersebut, Wakil Dekan I kemudian berkoordinasi dengan para Ketua Program Studi di lingkungan FUAD untuk melakukan seleksi mahasiswa yang dinilai siap berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Hasil dari proses seleksi tersebut, terpilihlah 30 mahasiswa yang kemudian ditugaskan secara bergiliran setiap malam untuk mengisi kegiatan di masjid, mulai dari menjadi imam shalat, penceramah, hingga penyampai kultum (kuliah tujuh menit) setelah shalat tarawih. Berdasarkan jadwal kegiatan Ramadhan yang disusun oleh Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Masjid An-Nur Hasyim, para mahasiswa menyampaikan berbagai tema ceramah yang berkaitan dengan nilai-nilai keislaman, seperti makna puasa, keutamaan sedekah, menjaga akhlak di bulan Ramadhan, hingga pentingnya menuntut ilmu dan memperbaiki bacaan Al-Qur’an. Jadwal Petugas Kultum Ramadhan … (Jadwal Petugas Kultum Ramadhan Masjid An Nur Hasyimdfew.pdf) Keterlibatan mahasiswa ini tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan keagamaan masyarakat, tetapi juga menjadi media pembelajaran dan latihan bagi mahasiswa FUAD dalam mengasah kemampuan dakwah, komunikasi keagamaan, serta praktik keilmuan yang telah dipelajari di bangku kuliah. Dalam Wawancara Torik Abror merupakan Mahasiswa Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir mengatakan semoga dengan adanya Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, khususnya dalam momentum bulan suci Ramadhan yang penuh berkah," katanya. Selasa (17/3). Diharapkan mahasiswa dapat semakin siap menjadi generasi dai dan intelektual muslim yang mampu berkontribusi secara nyata di tengah masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara kampus dengan masyarakat sekitar.
DEMA FUAD IAIN Curup Gelar Bukber Raya dan Kajian Ramadan, Perkuat Ukhuwah Islamiyah
FUAD IAIN Curup,– Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup menggelar kegiatan Buka Bersama (Bukber) Raya dan Kajian Ramadan dengan tema “Menguatkan Ukhuwah, Meraih Keberkahan Ramadan.” Kegiatan ini berlangsung di Aula Rektorat Lantai 1 IAIN Curup dan dihadiri oleh Dekan, para dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh mahasiswa di lingkungan FUAD IAIN Curup. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Syaikh Syaifuddin Abu Muhammad Al-Hafidz yang berasal dari Palestina, didampingi oleh pengurus Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Bengkulu. Kehadiran ulama dari Palestina ini memberikan nuansa tersendiri dalam kajian Ramadan yang penuh makna tersebut. Dalam sambutannya, Dekan FUAD IAIN Curup, Dr. Fakhruddin, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk melakukan evaluasi dan introspeksi diri terhadap kualitas keimanan dan keislaman. “Ramadan menjadi ajang bagi kita untuk merenungi diri, sudah sejauh mana keislaman kita selama ini. Melalui momentum ini, mari kita bangkit dan bersama-sama memperkuat ikatan persaudaraan sesama muslim,” ujarnya. Senin (9/3). Sementara itu, dalam ceramahnya, Syaikh Syaifuddin Abu Muhammad Al-Hafidz menyampaikan materi yang berkaitan dengan Masjid Al-Aqsa dan kondisi umat Islam di Palestina. Ia mengajak umat Islam untuk terus memberikan dukungan moral dan doa bagi saudara-saudara di Palestina yang hingga kini masih mengalami penjajahan. Ia juga mengutip hadis Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa umat Islam dianjurkan melakukan perjalanan jauh untuk mengunjungi tiga masjid utama, yaitu Masjidil Haram di Makkah, Masjid Nabawi di Madinah, dan Masjid Al-Aqsa di Palestina. Dalam kajiannya, ia turut menjelaskan sejarah runtuhnya Kekhalifahan Turki Utsmani serta munculnya Resolusi Umum PBB Nomor 181 yang menjadi awal pembagian wilayah Palestina. Ia juga menyinggung deklarasi berdirinya negara Israel yang memicu pecahnya perang antara bangsa Arab dan Israel, yang hingga kini menyebabkan Palestina menjadi salah satu bangsa yang masih terus mengalami penjajahan. Selain membahas kondisi Palestina, Syaikh Syaifuddin juga mengajak jamaah untuk meningkatkan kualitas ibadah di bulan Ramadan, terutama pada sepuluh malam terakhir. Ia menekankan pentingnya memperbanyak qiyamul lail, memperbanyak membaca Al-Qur’an, serta memaksimalkan ibadah untuk meraih keutamaan malam Lailatul Qadar. “Pada sepuluh malam terakhir Ramadan, hendaknya kita memperbanyak ibadah, qiyamul lail, dan membaca Al-Qur’an. Semoga kita semua dipertemukan dengan malam Lailatul Qadar,” ujarnya. Kegiatan Bukber Raya dan Kajian Ramadan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Selain menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan mempererat silahtuhrahmi di lingkungan FUAD IAIN Curup, serta kegiatan ini juga memberikan wawasan keislaman serta menumbuhkan kepedulian terhadap umat Islam di berbagai belahan dunia.
TVRI Bengkulu ajak KPI FUAD IAIN Curup Syuting Program Pesona Indonesia: Tayang di TVRI Stasiun Nasional
FUAD IAIN Curup, – Suasana bulan suci Ramadhan selalu menghadirkan kehangatan, kebersamaan, dan semangat berbagi di tengah masyarakat. Tahun 2026 ini, berbagai aktivitas Ramadhan di Kabupaten Rejang Lebong mendapat perhatian dari salah satu stasiun televisi nasional, TVRI Bengkulu, melalui program unggulannya Pesona. Menariknya, kegiatan peliputan tersebut turut melibatkan mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IAIN Curup sebagai bagian dari proses produksi program. Bulan Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai kewajiban menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi momentum memperkuat keimanan serta mempererat hubungan sosial. Di Kabupaten Rejang Lebong, nuansa Ramadhan terlihat dari berbagai aktivitas masyarakat, seperti bazar takjil yang ramai di Lapangan Dwi Tunggal, meningkatnya penjual minuman segar seperti sop buah dan es kelapa, hingga penuhnya rumah makan oleh keluarga, rekan kerja, dan sahabat yang melaksanakan buka puasa bersama. Selain itu, semangat berbagi juga tampak dari kegiatan pembagian takjil gratis di berbagai persimpangan lampu merah. Tidak kalah penting, masjid-masjid dipenuhi jamaah yang melaksanakan shalat tarawih dan tadarus Al-Qur’an bersama, menciptakan suasana religius yang memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan spiritualitas di tengah masyarakat. Semangat Ramadhan tersebut juga tercermin dari aktivitas mahasiswa IAIN Curup. Para mahasiswa turut mengadakan berbagai kegiatan positif, seperti berbagi makanan berbuka puasa secara gratis, mengadakan tadarus Al-Qur’an di masjid, hingga berperan aktif menjadi khatib serta imam shalat tarawih di beberapa masjid di lingkungan masyarakat. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam menghidupkan nilai-nilai kebaikan di bulan suci. Hal yang lebih membanggakan, mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Curup mendapat kesempatan terlibat langsung dalam peliputan program Pesona yang diproduksi oleh TVRI Bengkulu. Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa tidak hanya hadir sebagai peserta kegiatan, tetapi juga berperan sebagai talent dalam proses produksi program televisi tersebut. Ketua Program Studi KPI IAIN Curup, Robby, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan berharga yang diperoleh mahasiswa. Menurutnya, keterlibatan dalam program televisi nasional ini menjadi pengalaman belajar yang sangat berharga bagi mahasiswa. “Alhamdulillah, ini merupakan berkah Ramadhan bagi mahasiswa KPI IAIN Curup. Mereka dapat terlibat langsung dalam peliputan program Pesona TVRI Bengkulu sehingga bisa belajar langsung dari para kru profesional, mulai dari teknik pengambilan gambar, menjadi talent, hingga proses pengeditan video sampai siap ditayangkan,” ujarnya. Ia juga berharap pengalaman tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang media dan penyiaran. Dengan keterlibatan ini, mahasiswa diharapkan dapat merasakan langsung peran sebagai kreator konten, penulis skenario, sutradara, hingga editor dalam produksi media visual. “Saya berharap mahasiswa KPI IAIN Curup semakin percaya diri dan mampu mengembangkan kreativitasnya di dunia penyiaran dan produksi media,” tambahnya sambil menutup dengan semangat, “Jaya KPI IAIN Curup.” Senada dengan hal tersebut, salah satu video editor dari TVRI Bengkulu menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memberikan informasi positif kepada masyarakat luas mengenai berbagai aktivitas Ramadhan yang dilakukan oleh masyarakat Rejang Lebong. Sementara itu, Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup, Dr. Fakhruddin, S.Ag., M.Pd.I, yang juga menjadi talent utama dalam program tersebut, menyampaikan apresiasi kepada pihak TVRI Bengkulu atas kerja sama yang terjalin dengan FUAD IAIN Curup (Perguruan Tinggi) dan TVRI Bengkulu. “Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada pihak TVRI yang telah berkoordinasi dengan Ketua Prodi KPI IAIN Curup sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik dan sukses. Program ini bahkan sudah tayang pada pukul dua siang tadi,” ujarnya pada Jumat (7/3/2026). Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam program televisi nasional ini menjadi bukti bahwa mahasiswa IAIN Curup mampu berkontribusi secara nyata di dunia media dan penyiaran. Menurutnya, pengalaman tersebut tidak hanya menjadi ajang belajar praktik, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kegiatan positif mahasiswa kepada masyarakat luas. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga mahasiswa memiliki ruang untuk mengasah kemampuan, kreativitas, dan kepercayaan diri mereka di dunia penyiaran. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi media dakwah yang positif dalam memperkenalkan nilai-nilai Ramadhan serta aktivitas masyarakat yang penuh dengan semangat kebersamaan dan kepedulian,” tambahnya. Melalui kolaborasi antara dunia akademik dan media penyiaran ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang terinspirasi untuk berkarya, berbagi, serta memanfaatkan momentum Ramadhan sebagai sarana meningkatkan kualitas diri dan kontribusi bagi masyarakat. Informasi Pendaftaran Mahasiswa Baru FUAD Bagi calon mahasiswa baru yang ingin bergabung di FUAD IAIN Curup, dapat menghubungi narahubung berikut: 0822-9977-5608 (Wahyu) 082178529195 (Ara) Pendaftaran juga dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi: https://spmb.iaincurup.ac.id
FUAD IAIN Curup Sosialisasikan Penerimaan Mahasiswa Baru di Lubuk Linggau, Musi Rawas, dan Muratara
FUAD IAIN Curup, – Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri Curup terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan minat masyarakat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui kegiatan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di wilayah Lubuk Linggau, Kabupaten Musi Rawas, dan Kabupaten Musi Rawas Utara. Kegiatan sosialisasi ini melibatkan Dekan, Ketua Program Studi (Kaprodi), serta para dosen FUAD. Tim melakukan kunjungan ke sejumlah sekolah menengah atas, madrasah aliyah, pondok pesantren, serta berbagai lembaga pendidikan lainnya guna memberikan informasi secara langsung kepada para siswa mengenai peluang melanjutkan studi di perguruan tinggi, khususnya di IAIN Curup. Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan penjelasan mengenai berbagai program studi yang tersedia di FUAD, proses pendaftaran, jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru, hingga berbagai fasilitas serta peluang yang dapat diperoleh selama menempuh pendidikan di kampus. Dekan FUAD, Dr. Fakhruddin, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu strategi penting untuk memperkenalkan lebih dekat program-program akademik yang ada di FUAD kepada masyarakat, khususnya kepada para siswa yang akan segera menyelesaikan pendidikan di tingkat SMA, MA, maupun SMK. Ia menjelaskan bahwa FUAD memiliki beberapa program studi unggulan, di antaranya Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII), Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI), serta Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI). “Kami berharap melalui kegiatan sosialisasi ini para siswa dapat memperoleh informasi yang jelas mengenai peluang melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, khususnya di Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah. Kami juga ingin mendorong generasi muda untuk terus mengembangkan potensi akademik serta keilmuan di bidang keislaman, sosial, dan dakwah,” ujarnya, Jumat (6/3/2026). Selain pemaparan materi, kegiatan sosialisasi juga diisi dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari prospek kerja lulusan, kegiatan kemahasiswaan, hingga informasi mengenai beasiswa yang tersedia bagi mahasiswa. Para Kaprodi dan dosen yang hadir turut memberikan motivasi kepada para siswa agar tidak ragu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Mereka menekankan bahwa pendidikan tinggi merupakan salah satu jalan penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat. Dalam kegiatan sosialisasi ini, FUAD juga menaruh perhatian khusus pada pondok pesantren sebagai salah satu sasaran utama. Hal ini karena FUAD menaungi keilmuan dasar keislaman yang sangat relevan dengan latar belakang pendidikan pesantren. Selain itu, masih banyak pondok pesantren di wilayah Lubuk Linggau, Musi Rawas, dan Musi Rawas Utara yang belum sepenuhnya mendapatkan informasi mengenai program studi yang ada di FUAD. Di sisi lain, jumlah pondok pesantren di ketiga wilayah tersebut terbilang cukup banyak sehingga menjadi potensi besar dalam menjaring calon mahasiswa baru yang memiliki minat pada bidang keilmuan Islam. Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah juga berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama dengan berbagai sekolah dan lembaga pendidikan sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda. Serta memperluas jangkauan informasi mengenai Penerimaan Mahasiswa Baru di IAIN Curup untuk meningkatkan jumlah calon mahasiswa yang berasal dari wilayah Lubuk Linggau, Musi Rawas, dan Musi Rawas Utara. Informasi PendaftaranBagi calon mahasiswa yang berminat melanjutkan studi di Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri Curup, informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui narahubung Wahyu (0822-9977-5608) dan Ara (0821-7852-9195). Pendaftaran juga dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi Penerimaan Mahasiswa Baru di:https://spmb.iaincurup.ac.id/