Menu

Indeks Berita

Kumpulan berita, informasi, dan pengumuman terbaru.

Prodi IAT FUAD IAIN Curup Gelar Rapat Persiapan Akreditasi, Targetkan Predikat Unggul
Akademik Ilmu Alquran dan Tafsir 22 Jul 2026

Prodi IAT FUAD IAIN Curup Gelar Rapat Persiapan Akreditasi, Targetkan Predikat Unggul

IAT IAIN Curup – Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup menggelar rapat persiapan akreditasi sebagai langkah strategis dalam menghadapi proses asesmen dengan menargetkan perolehan predikat Unggul. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai 1 FUAD IAIN Curup dan dihadiri oleh unsur pimpinan fakultas serta tim pendukung akreditasi.Rapat dihadiri oleh Dekan FUAD IAIN Curup, Wakil Dekan I, Wakil Dekan II, Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, para dosen, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Curup, serta dosen dari Fakultas Syariah dan Fakultas Tarbiyah yang memiliki keahlian dan pengalaman di bidang akreditasi. Kehadiran para pakar tersebut bertujuan memberikan pendampingan dan masukan dalam penyempurnaan dokumen serta data pendukung yang akan disampaikan kepada tim asesor.Dalam sambutannya, Dekan FUAD IAIN Curup, Dr. Fakhrudin, M.Pd.I., menegaskan bahwa keberhasilan meraih akreditasi Unggul membutuhkan kerja sama, komitmen, dan kolaborasi dari seluruh pihak. Menurutnya, sinergi antarfakultas menjadi kekuatan penting untuk mempercepat penyelesaian seluruh instrumen akreditasi."Melalui kolaborasi yang baik antarunit dan antarfakultas, saya optimistis proses persiapan akreditasi Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir dapat berjalan maksimal. Saya berharap seluruh tim bekerja secara sungguh-sungguh, teliti, dan mampu menyajikan data yang akurat sehingga target meraih predikat Unggul dapat tercapai," ujar Dekan.Sementara itu, Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir menyampaikan bahwa seluruh tim berkomitmen untuk mempersiapkan dokumen akreditasi secara maksimal dengan menghadirkan data yang valid, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan. Hal tersebut merupakan bentuk komitmen Prodi IAT dalam menjaga mutu pendidikan, meningkatkan kualitas akademik, serta memperkuat budaya integritas di lingkungan IAIN Curup.Melalui rapat koordinasi ini, Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir FUAD IAIN Curup berharap seluruh tahapan persiapan akreditasi dapat berjalan sesuai rencana, sehingga target memperoleh predikat Unggul dapat terwujud sebagai bukti nyata peningkatan kualitas pendidikan dan tata kelola program studi.

Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir FUAD IAIN Curup Gelar Rapat Persiapan Akreditasi, Targetkan Predikat Unggul
Kemahasiswaan Fakultas 22 Jul 2026

Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir FUAD IAIN Curup Gelar Rapat Persiapan Akreditasi, Targetkan Predikat Unggul

FUAD IAIN Curup – Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup menggelar rapat persiapan akreditasi sebagai langkah strategis dalam menghadapi proses asesmen dengan menargetkan perolehan predikat Unggul. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai 1 FUAD IAIN Curup dan dihadiri oleh unsur pimpinan fakultas serta tim pendukung akreditasi.Rapat dihadiri oleh Dekan FUAD IAIN Curup, Wakil Dekan I, Wakil Dekan II, Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, para dosen, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Curup, serta dosen dari Fakultas Syariah dan Fakultas Tarbiyah yang memiliki keahlian dan pengalaman di bidang akreditasi. Kehadiran para pakar tersebut bertujuan memberikan pendampingan dan masukan dalam penyempurnaan dokumen serta data pendukung yang akan disampaikan kepada tim asesor.Dalam sambutannya, Dekan FUAD IAIN Curup, Dr. Fakhrudin, M.Pd.I., menegaskan bahwa keberhasilan meraih akreditasi Unggul membutuhkan kerja sama, komitmen, dan kolaborasi dari seluruh pihak. Menurutnya, sinergi antarfakultas menjadi kekuatan penting untuk mempercepat penyelesaian seluruh instrumen akreditasi.  "Melalui kolaborasi yang baik antarunit dan antarfakultas, saya optimistis proses persiapan akreditasi Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir dapat berjalan maksimal. Saya berharap seluruh tim bekerja secara sungguh-sungguh, teliti, dan mampu menyajikan data yang akurat sehingga target meraih predikat Unggul dapat tercapai," ujar Dekan.Sementara itu, Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir  Nur Cholis, M.Ag menyampaikan bahwa seluruh tim berkomitmen untuk mempersiapkan dokumen akreditasi secara maksimal dengan menghadirkan data yang valid, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan. Hal tersebut merupakan bentuk komitmen Prodi IAT dalam menjaga mutu pendidikan, meningkatkan kualitas akademik, serta memperkuat budaya integritas di lingkungan IAIN Curup.Melalui rapat koordinasi ini, Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir FUAD IAIN Curup berharap seluruh tahapan persiapan akreditasi dapat berjalan sesuai rencana, sehingga target memperoleh predikat Unggul dapat terwujud sebagai bukti nyata peningkatan kualitas pendidikan dan tata kelola program studi.

Ayo Kuliah di Prodi IAT IAIN Curup
Akademik Ilmu Alquran dan Tafsir 21 Jul 2026

Ayo Kuliah di Prodi IAT IAIN Curup

🎓✨ Halloo Sanak Saudara IAIN Curup! ✨🎓Masih bingung mau kuliah di mana? Yuk, bergabung bersama IAIN Curup!💰 UKT/SPP sangat terjangkau, mulai dari Rp400.000 per semester dan tertinggi hanya sekitar Rp2.400.000 per semester.Selain itu, tersedia berbagai program beasiswa untuk mendukung pendidikanmu, antara lain:✅ Beasiswa KIP Kuliah✅ Beasiswa Baznas✅ Beasiswa Bank Indonesia✅ Beasiswa BRI✅ Dan berbagai beasiswa lainnya🏫 Didukung dengan fasilitas kampus yang terus berkembang, lingkungan akademik yang nyaman, dosen yang kompeten, serta beragam kegiatan mahasiswa untuk mengembangkan potensi dan prestasi.⏳ Pendaftaran PMB Jalur Mandiri Gelombang 1 tinggal beberapa hari lagi!Jangan tunda lagi, wujudkan cita-citamu bersama IAIN Curup. Ayo daftar sekarang dan jadilah bagian dari generasi unggul yang berakhlak, berprestasi, dan siap menghadapi masa depan! 🌟📌 Informasi dan pendaftaran:spmb.iaincurup.ac.id#PMBIAINCurup2026 #KuliahDiIAINCurup #UKTMurahBerkualitas #BanyakBeasiswa #IAINCurupMenujuUIN

80 Mahasiswa FUAD IAIN Curup Siap Mengabdi, KKN 2026
Kemahasiswaan Ilmu Alquran dan Tafsir 21 Jul 2026

80 Mahasiswa FUAD IAIN Curup Siap Mengabdi, KKN 2026

FUAD IAIN Curup– Sebanyak 80 mahasiswa Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup resmi mengikuti pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan VII Tahun 2026 yang digelar Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup di Lapangan Masjid Kampus, Kamis (16/7). Mereka menjadi bagian dari 889 mahasiswa yang terbagi dalam 81 kelompok untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di berbagai desa di Kabupaten Rejang Lebong selama 45 hari, terhitung sejak 17 Juli hingga 30 Agustus 2026.Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Kabupaten Rejang Lebong, Taman, S.P., M.Si., Wakil Rektor III IAIN Curup Dr. Sagiman, M.Kom. yang mewakili Rektor IAIN Curup, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat, para dosen pembimbing lapangan, serta sivitas akademika IAIN Curup.Dalam sambutannya,  Wakil Rektor III IAIN Curup, Dr. Sagiman, M.Kom., menegaskan bahwa KKN merupakan sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus mengembangkan kemampuan sosial melalui interaksi langsung dengan masyarakat."Kami berharap para dosen pembimbing dapat melaksanakan tugas pembimbingan dengan baik. KKN ini bukan hanya menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Ke depan, kualitas pelaksanaan KKN akan terus ditingkatkan sehingga memberikan dampak yang lebih luas," ujarnya.Sementara itu, mewakili (Plt.) Bupati Rejang Lebong, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Taman, S.P., M.Si. secara resmi menerima sekaligus melepas mahasiswa KKN Angkatan VII Tahun 2026. Ia mengajak seluruh peserta untuk menghadirkan program-program inovatif yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat desa.Menurutnya, masih banyak potensi desa yang dapat dikembangkan melalui ide, kreativitas, dan inovasi mahasiswa. Oleh karena itu, mahasiswa diminta membangun komunikasi dan sinergi yang baik dengan pemerintah desa, kecamatan, maupun masyarakat agar seluruh program kerja dapat terlaksana secara optimal dan memberikan manfaat berkelanjutan.Prosesi pelepasan ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima mahasiswa KKN antara Wakil Rektor III IAIN Curup dan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Kabupaten Rejang Lebong, sebagai simbol dimulainya pelaksanaan KKN Angkatan VII Tahun 2026.Dalam wawancara terpisah, Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup, Dr. Fakhruddin, M.Pd.I., memberikan pesan khusus kepada 80 mahasiswa FUAD yang akan menjalankan pengabdian di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa KKN merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat."KKN merupakan dharma pengabdian mahasiswa yang hakikatnya adalah anak-anak masyarakat. Karena itu, KKN harus benar-benar menyentuh akar persoalan yang ada di masyarakat, bagaimana memberdayakan masyarakat untuk menemukan dan mencari solusi terhadap sumber-sumber masalah tersebut," tegasnya.Lebih lanjut, ia mengingatkan agar mahasiswa tidak hanya menjalankan kegiatan yang bersifat seremonial atau populer, tetapi minim dampak."KKN tidak boleh hanya menampilkan program yang populis tetapi tidak substansial. KKN harus menjadi bagian dari kerja-kerja intelektual mahasiswa yang mungkin tidak selalu terlihat gebyar, namun memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tambahnya.Menutup pesannya, Dr. Fakhruddin mengajak seluruh mahasiswa menjaga nama baik almamater dan menunjukkan identitas sebagai mahasiswa Islam yang mampu menjadi teladan di tengah masyarakat."Selamat ber-KKN untuk seluruh mahasiswa IAIN Curup. Tunjukkan jati dirimu sebagai mahasiswa yang beridentitaskan Islam, berakhlak mulia, serta mampu menghadirkan manfaat dan solusi bagi masyarakat," pesannya.Usai prosesi pelepasan, perwakilan mahasiswa KKN, Andreza Saputra dari Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah, menyampaikan optimisme dan kesiapan seluruh peserta dalam menjalankan pengabdian.Ia mengungkapkan bahwa pelaksanaan KKN tahun ini dinilai lebih terorganisasi dengan adanya kepanitiaan yang mendukung seluruh rangkaian kegiatan sehingga mahasiswa dapat lebih fokus menyusun dan melaksanakan program kerja di lokasi pengabdian."Kami siap mengabdi kepada masyarakat. Harapan kami, masyarakat Rejang Lebong dapat menerima kehadiran mahasiswa dengan baik. Sebaliknya, kami juga berkomitmen menjaga sikap, menjunjung tinggi sopan santun, serta mampu berbaur dan menjadi bagian dari masyarakat selama menjalankan KKN," ungkap Andreza.Melalui KKN Angkatan VII Tahun 2026, IAIN Curup berharap seluruh mahasiswa, termasuk 80 mahasiswa FUAD, mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang dimiliki, membangun kolaborasi bersama masyarakat dan pemerintah desa, serta menghadirkan inovasi yang berdampak nyata dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Rejang Lebong.Dengan semangat "Belajar Bersama Masyarakat, Mengabdi dengan Ilmu, dan Berkarya untuk Negeri," KKN Angkatan VII Tahun 2026 diharapkan menjadi ruang lahirnya berbagai solusi, inovasi, dan pengabdian yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran IAIN Curup sebagai perguruan tinggi yang hadir untuk kemajuan umat dan bangsa.

80 Mahasiswa FUAD IAIN Curup Siap Mengabdi, KKN 2026 Jadi Momentum Hadirkan Solusi Nyata bagi Masyarakat
Kemahasiswaan Fakultas 20 Jul 2026

80 Mahasiswa FUAD IAIN Curup Siap Mengabdi, KKN 2026 Jadi Momentum Hadirkan Solusi Nyata bagi Masyarakat

FUAD IAIN Curup– Sebanyak 80 mahasiswa Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup resmi mengikuti pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan VII Tahun 2026 yang digelar Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup di Lapangan Masjid Kampus, Kamis (16/7). Mereka menjadi bagian dari 889 mahasiswa yang terbagi dalam 81 kelompok untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di berbagai desa di Kabupaten Rejang Lebong selama 45 hari, terhitung sejak 17 Juli hingga 30 Agustus 2026.Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Kabupaten Rejang Lebong, Taman, S.P., M.Si., Wakil Rektor III IAIN Curup Dr. Sagiman, M.Kom. yang mewakili Rektor IAIN Curup, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat, para dosen pembimbing lapangan, serta sivitas akademika IAIN Curup.Dalam sambutannya,  Wakil Rektor III IAIN Curup, Dr. Sagiman, M.Kom., menegaskan bahwa KKN merupakan sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus mengembangkan kemampuan sosial melalui interaksi langsung dengan masyarakat."Kami berharap para dosen pembimbing dapat melaksanakan tugas pembimbingan dengan baik. KKN ini bukan hanya menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Ke depan, kualitas pelaksanaan KKN akan terus ditingkatkan sehingga memberikan dampak yang lebih luas," ujarnya.Sementara itu, mewakili (Plt.) Bupati Rejang Lebong, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Taman, S.P., M.Si. secara resmi menerima sekaligus melepas mahasiswa KKN Angkatan VII Tahun 2026. Ia mengajak seluruh peserta untuk menghadirkan program-program inovatif yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat desa.Menurutnya, masih banyak potensi desa yang dapat dikembangkan melalui ide, kreativitas, dan inovasi mahasiswa. Oleh karena itu, mahasiswa diminta membangun komunikasi dan sinergi yang baik dengan pemerintah desa, kecamatan, maupun masyarakat agar seluruh program kerja dapat terlaksana secara optimal dan memberikan manfaat berkelanjutan.Prosesi pelepasan ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima mahasiswa KKN antara Wakil Rektor III IAIN Curup dan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Kabupaten Rejang Lebong, sebagai simbol dimulainya pelaksanaan KKN Angkatan VII Tahun 2026.Dalam wawancara terpisah, Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup, Dr. Fakhruddin, M.Pd.I., memberikan pesan khusus kepada 80 mahasiswa FUAD yang akan menjalankan pengabdian di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa KKN merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat."KKN merupakan dharma pengabdian mahasiswa yang hakikatnya adalah anak-anak masyarakat. Karena itu, KKN harus benar-benar menyentuh akar persoalan yang ada di masyarakat, bagaimana memberdayakan masyarakat untuk menemukan dan mencari solusi terhadap sumber-sumber masalah tersebut," tegasnya.Lebih lanjut, ia mengingatkan agar mahasiswa tidak hanya menjalankan kegiatan yang bersifat seremonial atau populer, tetapi minim dampak."KKN tidak boleh hanya menampilkan program yang populis tetapi tidak substansial. KKN harus menjadi bagian dari kerja-kerja intelektual mahasiswa yang mungkin tidak selalu terlihat gebyar, namun memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tambahnya.Menutup pesannya, Dr. Fakhruddin mengajak seluruh mahasiswa menjaga nama baik almamater dan menunjukkan identitas sebagai mahasiswa Islam yang mampu menjadi teladan di tengah masyarakat."Selamat ber-KKN untuk seluruh mahasiswa IAIN Curup. Tunjukkan jati dirimu sebagai mahasiswa yang beridentitaskan Islam, berakhlak mulia, serta mampu menghadirkan manfaat dan solusi bagi masyarakat," pesannya.Usai prosesi pelepasan, perwakilan mahasiswa KKN, Andreza Saputra dari Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah, menyampaikan optimisme dan kesiapan seluruh peserta dalam menjalankan pengabdian.Ia mengungkapkan bahwa pelaksanaan KKN tahun ini dinilai lebih terorganisasi dengan adanya kepanitiaan yang mendukung seluruh rangkaian kegiatan sehingga mahasiswa dapat lebih fokus menyusun dan melaksanakan program kerja di lokasi pengabdian."Kami siap mengabdi kepada masyarakat. Harapan kami, masyarakat Rejang Lebong dapat menerima kehadiran mahasiswa dengan baik. Sebaliknya, kami juga berkomitmen menjaga sikap, menjunjung tinggi sopan santun, serta mampu berbaur dan menjadi bagian dari masyarakat selama menjalankan KKN," ungkap Andreza.Melalui KKN Angkatan VII Tahun 2026, IAIN Curup berharap seluruh mahasiswa, termasuk 80 mahasiswa FUAD, mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang dimiliki, membangun kolaborasi bersama masyarakat dan pemerintah desa, serta menghadirkan inovasi yang berdampak nyata dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Rejang Lebong.Dengan semangat "Belajar Bersama Masyarakat, Mengabdi dengan Ilmu, dan Berkarya untuk Negeri," KKN Angkatan VII Tahun 2026 diharapkan menjadi ruang lahirnya berbagai solusi, inovasi, dan pengabdian yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran IAIN Curup sebagai perguruan tinggi yang hadir untuk kemajuan umat dan bangsa. 

Mahasiswa BPI FUAD IAIN Curup Jalin Kolaborasi dengan SMA Negeri 2 Lebong melalui Program BPI Road to School
Kemahasiswaan Fakultas 18 Jul 2026

Mahasiswa BPI FUAD IAIN Curup Jalin Kolaborasi dengan SMA Negeri 2 Lebong melalui Program BPI Road to School

FUAD IAIN Curup,-Penyuluhan dan Bimbingan Islam (BPI) Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup terus memperkuat sinergi dengan lembaga pendidikan melalui program BPI Road to School. Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMA Negeri 2 Lebong, Sabtu (18/7), sebagai upaya membangun kolaborasi antara Program Studi BPI dengan sekolah-sekolah di Kabupaten Lebong.Kegiatan ini dihadiri oleh Guru Bimbingan dan Konseling (BK) SMA Negeri 2 Lebong beserta mahasiswa BPI yang menjadi pelaksana program. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa BPI memperkenalkan Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam sekaligus menyampaikan pentingnya kerja sama dalam bidang layanan bimbingan dan konseling di lingkungan sekolah.Salah satu mahasiswa BPI, Rima Maulina, menyampaikan ajakan kepada pihak sekolah untuk menjalin kolaborasi yang berkelanjutan. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah akan memberikan manfaat bagi peserta didik, terutama dalam penguatan layanan konseling, pengembangan karier, serta pendampingan studi lanjut bagi siswa.Dalam wawancara terpisah, Rima Maulina berharap kerja sama yang telah dibangun dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan."Kami berharap SMA Negeri 2 Lebong dapat menjadi mitra kolaborasi dalam penyelenggaraan layanan konseling, khususnya pada bidang konseling karier dan pendampingan studi lanjut bagi para siswa. Semoga kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi sekolah maupun mahasiswa BPI dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat," ujarnya.Melalui program BPI Road to School, Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam FUAD IAIN Curup berkomitmen untuk terus memperluas jaringan kemitraan dengan sekolah-sekolah di Kabupaten Lebong. Program ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi yang mampu meningkatkan kualitas layanan bimbingan dan konseling serta mempersiapkan peserta didik dalam merencanakan karier dan pendidikan lanjutan secara lebih terarah.