Indeks Berita
Kumpulan berita, informasi, dan pengumuman terbaru.
FUAD IAIN Curup Resmikan Laboratorium Baru untuk Pengembangan Minat dan Bakat Mahasiswa
FUAD IAIN Curup — Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup meresmikan pengembangan Laboratorium FUAD sebagai upaya menunjang kegiatan akademik sekaligus meningkatkan keterampilan dan kompetensi mahasiswa selama masa perkuliahan.Sebelumnya, FUAD IAIN Curup telah memiliki sejumlah fasilitas laboratorium, di antaranya KPI TV, FUAD News, Broadcasting, Newscaster, dan Fotografi. Kini, Dekan FUAD IAIN Curup kembali menghadirkan sejumlah program laboratorium terbaru yang berorientasi pada pengembangan minat dan bakat mahasiswa dari seluruh program studi di lingkungan FUAD.Kegiatan seremoni peresmian tersebut berlangsung di Aula Gedung Baru FUAD IAIN Curup lantai II. Acara dihadiri oleh Wakil Dekan I, Kepala Laboratorium FUAD, serta mahasiswa dari seluruh program studi di lingkungan FUAD, termasuk mahasiswa baru.Adapun sejumlah program laboratorium terbaru yang diperuntukkan bagi mahasiswa baru maupun mahasiswa lama meliputi Laboratorium Tilawah, Laboratorium Da’i, Laboratorium Public Speaking, Laboratorium Kaligrafi, serta Laboratorium Praktik Pembekalan Ibadah, termasuk praktik mengurus jenazah.Program tersebut diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran praktis bagi mahasiswa sehingga ilmu yang diperoleh selama perkuliahan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.Dalam sambutannya, Dekan FUAD IAIN Curup, Dr. Fakhruddin, M.Pd.I., menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan dan kreativitas.“Perguruan tinggi tidak hanya menjadi ruang untuk memperoleh pengetahuan, tetapi juga menjadi wadah untuk membentuk mahasiswa yang terampil, kreatif, inovatif, peka terhadap peluang, serta mampu menghadirkan solusi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.” Jum’at (11/9).Lebih lanjut, Dr. Fakhruddin menyampaikan bahwa ilmu pengetahuan harus diiringi dengan keterampilan dan inovasi agar mampu menghasilkan karya yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.“Ilmu membentuk wawasan, keterampilan melahirkan karya, dan inovasi menghadirkan manfaat bagi masyarakat.”Ia juga berharap keberadaan berbagai laboratorium tersebut dapat mendorong mahasiswa FUAD untuk terus mengembangkan potensi diri dan menunjukkan eksistensinya melalui karya-karya yang bermanfaat.“Membangun mahasiswa berilmu, terampil, kreatif, dan inovatif untuk menghadirkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.”Sebagai penutup, Dekan FUAD IAIN Curup berpesan agar mahasiswa tidak memandang pendidikan hanya sebagai proses memperoleh pengetahuan, tetapi juga sebagai proses membangun kemampuan yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.“Karena pendidikan bukan sekadar tentang apa yang kita ketahui, tetapi tentang bagaimana ilmu, keterampilan, dan inovasi kita mampu memberi arti dan manfaat bagi masyarakat.”Sementara itu, Kepala Laboratorium FUAD dalam sambutannya menyampaikan bahwa mahasiswa baru maupun mahasiswa lama diharapkan dapat mengikuti berbagai kegiatan laboratorium yang telah difasilitasi oleh fakultas. Kegiatan tersebut didukung dengan penyediaan tempat serta tenaga pengajar yang berasal dari mahasiswa tingkat atas atau kakak tingkat di lingkungan FUAD.Dalam kesempatan yang sama, Rahmad, selaku ketua laboratorium mahasiswa sekaligus ketua pertama, menyampaikan harapannya agar amanah dan tanggung jawab yang diberikan dapat dijalankan secara konsisten.Ia berharap seluruh pengelola dan mahasiswa dapat menjaga keberlangsungan program laboratorium tersebut sehingga kegiatan yang telah dibangun dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun masyarakat.Dengan hadirnya berbagai program laboratorium tersebut, FUAD IAIN Curup berkomitmen menjadikan laboratorium sebagai ruang pembelajaran praktis, pengembangan potensi, serta wadah bagi mahasiswa untuk menghasilkan karya dan menunjukkan eksistensinya di tengah masyarakat.
Pembekalan Magang Profesi 2026, Dekan FUAD IAIN Curup Tekankan Disiplin dan Profesionalisme
FUAD IAIN Curup — Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup menggelar pembekalan Magang Profesi. Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung Kembar FUAD IAIN Curup lantai II tersebut dihadiri Dekan, Wakil Dekan I, Kepala Subbagian Tata Usaha, seluruh Ketua Program Studi, serta mahasiswa peserta Magang Profesi, Kamis (10/9).Magang Profesi tahun ini dilaksanakan di sejumlah wilayah, meliputi Kabupaten Rejang Lebong, Kabupaten Kepahiang, dan Kota Bengkulu. Sebanyak 80 mahasiswa FUAD IAIN Curup mengikuti kegiatan tersebut, yang terdiri dari 26 mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 17 mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, 11 mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam, serta 26 mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam.Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan, Dekan FUAD IAIN Curup, Dr. Fakhhruddin, M.Pd.I., menekankan pentingnya kedisiplinan dan penghargaan terhadap waktu sebagai bagian dari pembentukan karakter mahasiswa. Ia mengingatkan mahasiswa agar memiliki komitmen dan tanggung jawab selama melaksanakan Magang Profesi di instansi atau lembaga tempat mereka ditempatkan.“Disiplin dan menghargai waktu merupakan sikap penting yang harus dimiliki mahasiswa karena dapat membentuk komitmen, tanggung jawab, dan menjadi salah satu kunci menuju kesuksesan,” ujarnya.Menurut Dekan, kedisiplinan dalam memanfaatkan waktu merupakan salah satu modal penting yang harus dimiliki mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja. Karena itu, ia meminta seluruh peserta Magang Profesi untuk menunjukkan sikap disiplin, bertanggung jawab, dan profesional selama berada di lokasi magang.Selain menekankan kedisiplinan, Dr. Fakhhruddin menjelaskan bahwa Magang Profesi merupakan bagian penting dari proses pembelajaran mahasiswa. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperoleh pengalaman langsung sekaligus menerapkan pengetahuan akademik yang telah diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik di lapangan.“Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan, menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, serta mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif,” jelasnya.Ia berharap mahasiswa tidak menjadikan Magang Profesi sekadar sebagai pemenuhan kewajiban akademik. Menurutnya, kegiatan tersebut harus dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk meningkatkan kompetensi, keterampilan, dan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja.“Melalui PKL, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dan menerapkan ilmu akademik secara nyata, dengan tetap menjunjung tinggi disiplin, tanggung jawab, profesionalisme, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan tuntutan dunia kerja,” ungkapnya.Lebih lanjut, Dekan FUAD berpesan kepada mahasiswa agar menjaga nama baik almamater selama melaksanakan Magang Profesi. Mahasiswa diminta menunjukkan perilaku yang baik, menjaga etika, serta melaksanakan tugas sesuai dengan bidang keilmuan dan kompetensi masing-masing.Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk tidak hanya menjalankan pekerjaan umum yang tidak berkaitan dengan bidang keilmuan. Menurutnya, Magang Profesi harus menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman yang relevan dengan kompetensi akademik yang telah mereka pelajari.Setelah pembekalan tingkat fakultas, kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan dan pembekalan di masing-masing program studi. Pada sesi tersebut, mahasiswa memperoleh arahan yang lebih spesifik sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing, termasuk mengenai tugas, tanggung jawab, etika, dan hal-hal yang perlu diperhatikan selama berada di lokasi Magang Profesi.Kegiatan Magang Profesi tahun 2026 diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman kerja kepada mahasiswa, tetapi juga mampu meningkatkan keterampilan, profesionalisme, kedisiplinan, serta kemampuan dalam menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama proses perkuliahan.
Progres Borang IAT FUAD IAIN Curup Menuju Finalisasi, Targetkan Akreditasi Unggul
FUAD IAIN Curup, — Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup terus mematangkan persiapan akreditasi Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT). Penyusunan borang akreditasi kini telah memasuki tahap finalisasi (finishing) dengan target meraih predikat Unggul.Sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan seluruh dokumen dan data pendukung, FUAD IAIN Curup kembali menggelar rapat persiapan akreditasi di Aula FUAD Lantai 1, Senin (7/9). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dekan FUAD IAIN Curup, Wakil Dekan I, Kepala Subbagian Tata Usaha (Ka. Subbag TU), Gugus Kendali Mutu (GKM) Fakultas, serta para dosen di lingkungan FUAD IAIN Curup.Rapat tersebut membahas berbagai aspek terkait penyusunan dan kelengkapan borang akreditasi. Tahap finalisasi dinilai menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh data, dokumen, serta bukti pendukung tersusun secara lengkap, akurat, dan sesuai dengan standar yang ditetapkan dalam proses akreditasi.Dalam sambutannya, Dekan FUAD IAIN Curup, Dr. Fakhrudin, M.Pd.I., menegaskan bahwa upaya meraih predikat Unggul membutuhkan kerja sama, komitmen, dan kolaborasi seluruh pihak.Menurutnya, sinergi antarfakultas dan antarunit menjadi kekuatan penting dalam mempercepat penyelesaian berbagai instrumen akreditasi yang tengah dipersiapkan.“Melalui kolaborasi yang baik antarunit dan antarfakultas, saya optimistis proses persiapan akreditasi Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dapat berjalan maksimal. Saya berharap seluruh tim bekerja secara sungguh-sungguh, teliti, dan mampu menyajikan data yang akurat sehingga target meraih predikat Unggul dapat tercapai,” ujar Dekan.Sementara itu, Ketua Program Studi IAT Nur Cholis, M.Ag menyampaikan bahwa seluruh tim berkomitmen mempersiapkan dokumen akreditasi secara maksimal dengan menyajikan data yang valid, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan.Menurutnya, persiapan akreditasi tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan dokumen administratif, tetapi juga merupakan bentuk komitmen Program Studi IAT dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan, kualitas akademik, serta memperkuat budaya integritas di lingkungan IAIN Curup.Memasuki tahap finalisasi, seluruh unsur di lingkungan FUAD IAIN Curup diharapkan terus memberikan kontribusi secara optimal. Setiap data dan dokumen pendukung menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan Program Studi IAT menghadapi proses akreditasi.Dengan semangat kolaborasi dan kerja bersama, FUAD IAIN Curup optimistis proses finalisasi borang dapat diselesaikan secara maksimal sebagai langkah menuju Akreditasi Unggul Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.
Prodi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam Gelar Webinar Internasional "AI For Librarian", Diikuti 153 Peserta
Curup, 31 Agustus 2026 - Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam IAIN Curup bekerja sama dengan Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi (PSI) Universitas Bengkulu (UNIB) sukses menyelenggarakan Webinar Internasional “AI for Librarian” 2026 pada Senin, 31 Agustus 2026. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Jarsoval Sosul, Ph.D. sebagai narasumber dan diikuti oleh 153 peserta dari berbagai kalangan.Webinar Internasional ini mengangkat tema “AI for Librarian”, yang relevan dengan perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan dampaknya terhadap dunia perpustakaan serta profesi pustakawan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Prodi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam IAIN Curup dalam meningkatkan wawasan dan kompetensi sivitas akademika, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi dan kecerdasan buatan. Dalam kegiatan tersebut, Prof. Jarsoval Sosul, Ph.D. memberikan pemaparan mengenai perkembangan dan pemanfaatan kecerdasan buatan dalam bidang perpustakaan dan informasi. Kehadiran AI membuka berbagai peluang untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan informasi, mendukung layanan perpustakaan, serta membantu pustakawan dalam memberikan layanan yang lebih cepat, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan pemustaka.Sebanyak 153 peserta mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Peserta berasal dari berbagai latar belakang, khususnya kalangan akademisi, mahasiswa, dan pustakawan. Tingginya partisipasi peserta menunjukkan bahwa isu pemanfaatan AI dalam dunia perpustakaan semakin mendapat perhatian dan menjadi kebutuhan penting bagi pengembangan kompetensi pustakawan di era digital.Kolaborasi antara Prodi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam IAIN Curup dengan Prodi PSI UNIB dalam penyelenggaraan webinar ini juga menjadi momentum untuk memperkuat jejaring dan kerja sama akademik di bidang perpustakaan dan informasi. Kerja sama tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kompetensi mahasiswa dan dosen.Melalui Webinar Internasional “AI for Librarian” 2026, Prodi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam IAIN Curup berupaya mempersiapkan mahasiswa dan tenaga profesional di bidang perpustakaan agar semakin siap menghadapi transformasi digital. Pustakawan masa depan tidak hanya dituntut memiliki kemampuan dalam mengelola sumber informasi, tetapi juga mampu memahami, mengevaluasi, dan memanfaatkan teknologi AI secara kreatif, kritis, etis, dan bertanggung jawab.Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Prodi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam IAIN Curup untuk terus menghadirkan ruang pembelajaran dan diskusi akademik yang relevan dengan perkembangan teknologi. Melalui penguatan kompetensi di bidang AI, diharapkan lahir generasi pustakawan yang adaptif, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi dalam pengembangan perpustakaan sebagai pusat informasi dan pengetahuan di era digital.
PBAK Prodi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam: Membangun Generasi Pengelola Informasi yang Unggul dan Berintegritas
Curup, 1 September 2026- Program Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah resmi digelar pada tanggal 24 Agustus 2026 di lokal belajar Prodi IPII. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ajang penyambutan sekaligus pengenalan lingkungan akademik bagi mahasiswa baru Angkatan Tahun 2026 yang dihadiri oleh Ketua Prodi, Staf tenaga kependidikan, serta pengurus HMPS.Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Ibu Marleni, M,Hum menyampaikan selamat datang secara hangat kepada seluruh mahasiswa baru bahwa tidak hanya belajar soal buku dan perpustakaan melainkan mempelajari seni mengelola, menemukan dan menyebarkan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Kegiatan PBAK ini dirancang dengan rangkaian materi yang komprehenshif meliputi pengenalan visi misi serta tujuan prodi, pengenalan etika akademik, tata tertib kampus serta peran organisasi kemahasiswaan dalam pengembangan potensi diri. Perwakilan Staf tenaga kependidikan juga turut memberikan arahan terkait layanan administrasi dan kemahasiswaan serta memastikan mahasiswa baru memahami prosedur akademik yang berlaku agar dapat menjalani perkuliahan dengan lancar.Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat, melalui kegiatan ini diharapkan seluruh mahasiswa baru dapat lebih mengenal identitas, budaya serta nilai - nilai yang dijunjung tinggi oleh program studi sehingga dapat beradaptasi dengan cepat dan siap mengembangkan potensi diri di lingkungan kampus.Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai tanda resmi dimulainya perjalanan akademik mahasiswa baru Prodi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam. Semoga seluruh mahasiswa baru dapat menempuh studi dengan tekun, berprestasi dan menjadi tenag profesional yang andal di bidang pengelolaan informasi dan perpustakaan
Menjelang Perkuliahan Semester Ganjil, FUAD IAIN Curup Mantapkan Kesiapan dan Komitmen Akademik
FUAD IAIN Curup — Mengawali perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup menggelar pertemuan akademik secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan I, II, Kassubag. T.U, seluruh dosen, Tendik dan Koordinator Kelas (Korlas) mahasiswa FUAD IAIN Curup, Jum’at (28/8).Pertemuan tersebut membahas sejumlah hal terkait persiapan dan pelaksanaan perkuliahan, dengan pembahasan utama yakni pentingnya keseimbangan antara hak dan kewajiban dosen. Selain itu, seluruh dosen diingatkan untuk meningkatkan integritas, kedisiplinan, serta kepatuhan terhadap sistem akademik dalam melaksanakan proses pembelajaran.Hal tersebut disampaikan Dekan FUAD IAIN Curup, Dr. Fakhruddin, S.Ag., M.Pd.I., dalam arahannya. Ia menegaskan bahwa hak yang diterima dosen, termasuk gaji dan tunjangan, harus diimbangi dengan pelaksanaan kewajiban secara sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.Menurutnya, dosen sebagai tenaga pendidik tidak hanya dituntut untuk memenuhi kewajiban administratif, tetapi juga harus menjunjung tinggi integritas dan komitmen dalam menjalankan tugas pendidikan.“Negara telah memberikan hak kita secara sempurna, maka mari kita imbangi dengan menjalankan kewajiban kita sebagai tenaga pendidik,” tegasnya.Dekan mengingatkan bahwa pendidikan dan pembelajaran merupakan sebuah sistem yang harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan akademik yang berlaku.“Pendidikan dan pembelajaran ini adalah sebuah sistem. Karena itu, semua harus kembali pada ketentuan yang ada dalam sistem pendidikan dan pengajaran. Dosen harus memahami pedoman akademik, kalender akademik, RPS, serta kontrak perkuliahan agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.Dalam pelaksanaan perkuliahan, ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan dosen dalam memenuhi ketentuan kehadiran dan jumlah pertemuan.“Jangan sampai kewajiban perkuliahan dikurangi karena faktor ketidaktahuan maupun kelalaian. Ketentuan jumlah pertemuan dan kehadiran harus kita penuhi sebagai bagian dari tanggung jawab kita sebagai dosen,” tegasnya.Selain itu, Dr. Fakhruddin meminta dosen membangun komunikasi yang baik dengan mahasiswa, khususnya dalam menyikapi perubahan jadwal maupun teknis perkuliahan.“Kalau ada hal-hal yang belum diatur, silakan dikompromikan dengan mahasiswa. Dosen tidak boleh otoriter dalam menetapkan perubahan jadwal atau perpindahan kelas. Kita berada di pendidikan tinggi yang menganut asas pendidikan orang dewasa, sehingga mahasiswa perlu diajak berkomunikasi dan mengambil keputusan melalui kesepakatan bersama,” jelasnya.Terkait Rencana Pembelajaran Semester (RPS), Dekan menegaskan bahwa dokumen tersebut tidak boleh hanya menjadi kelengkapan administratif, tetapi harus benar-benar diterapkan dalam proses pembelajaran.“RPS jangan sampai hanya menjadi dokumen yang bagus secara administratif, tetapi implementasinya tidak berjalan. Dosen harus memahami CP dan CPL pembelajaran. Strategi dan pendekatan pembelajaran memang dapat dimodifikasi sesuai situasi, tetapi tetap harus mengacu pada skenario dan capaian pembelajaran yang telah ditetapkan,” katanya.Menutup arahannya, Dr. Fakhruddin mengajak seluruh dosen FUAD IAIN Curup untuk kembali meluruskan niat dan memperkuat komitmen sebagai pendidik.“Mari kita perbarui kembali niat dan komitmen kita sebagai seorang pendidik. Tugas kita memiliki konsekuensi, bukan hanya secara duniawi, tetapi juga tanggung jawab di hadapan Allah SWT. Semoga proses perkuliahan Tahun Akademik 2026 berjalan lancar dan kita semua diberikan kesehatan serta kekuatan dalam menjalankan tugas sebagai pendidik,” pungkasnya.